Bau Menyengat dari Dapur MBG Inhil, Dugaan Pencemaran Lingkungan Mencuat

Bau Menyengat dari Dapur MBG Inhil, Dugaan Pencemaran Lingkungan Mencuat

Kilasriau.com - Dugaan pelanggaran serius terhadap standar lingkungan mencuat dari operasional dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jalan Kayu Jati, Gang Bismillah, Kelurahan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir. 

Dapur produksi yang seharusnya menjadi bagian dari program peningkatan gizi nasional itu justru diduga membuang limbah cair berminyak langsung ke saluran drainase tanpa pengolahan, menimbulkan bau menyengat dan keresahan warga.

Dapur produksi yang berada di bawah naungan Badan Gizi Nasional (BGN) melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Titian Amal Mulia itu diduga kuat tidak dilengkapi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) sebagaimana diwajibkan dalam standar operasional fasilitas produksi pangan skala besar.

Warga mengeluhkan bau menyengat yang diduga berasal dari limbah dapur produksi makanan tersebut. Bau tidak sedap itu bahkan disebut mengganggu aktivitas masyarakat di sekitar lokasi.

Baunya sangat menyengat, bikin pusing. Limbahnya dibuang langsung ke got,” ungkap salah seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.Hasil penelusuran di lapangan menunjukkan limbah yang mengalir ke parit lingkungan tampak berminyak, bercampur lemak serta sisa makanan. Kondisi itu memperkuat dugaan adanya pelanggaran terhadap standar pengelolaan limbah.