Kilasriau.com – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) merespons aksi damai ratusan massa yang tergabung dalam Gerakan Bersama Rakyat Kawal BBM Inhil (Gebrak BBM Inhil) di halaman Kantor Bupati Inhil, Jalan Akasia Nomor 1 Tembilahan, Rabu (15/4/2026).
Aksi tersebut merupakan lanjutan dari penyampaian aspirasi yang sebelumnya digelar di Mapolres Inhil. Dalam orasinya, massa menyuarakan harapan agar tidak terjadi kriminalisasi terhadap masyarakat kecil, khususnya mereka yang berperan sebagai pelangsir BBM akibat keterbatasan akses distribusi di sejumlah wilayah. Selain itu, massa juga mendesak pemerintah daerah menghadirkan solusi konkret dalam pemerataan distribusi BBM bersubsidi.
Aksi berlangsung tertib dan kondusif. Aspirasi massa diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Indragiri Hilir, Tantawi Jauhari, yang hadir bersama Kapolres Inhil dan unsur Forkopimda lainnya.
Dalam keterangannya, Sekda Tantawi Jauhari menegaskan bahwa pemerintah daerah memahami kondisi yang dihadapi masyarakat di lapangan, terutama terkait persoalan kelangkaan dan distribusi BBM.
“Apa yang disampaikan masyarakat merupakan gambaran situasi riil di lapangan. Kondisi ini tentu memiliki berbagai faktor penyebab yang harus kita pahami secara bersama,” ujarnya.