Dinas Pendidikan Siak Siap Evaluasi Menyeluruh Pascainsiden Mengerikan Saat Ujian Praktik Sains di SMP ICS

Dinas Pendidikan Siak Siap Evaluasi Menyeluruh Pascainsiden Mengerikan Saat Ujian Praktik Sains di SMP ICS

Siak, Kilasriau.com Dinas Pendidikan Kabupaten Siak memastikan akan melakukan evaluasi menyeluruh pascainsiden ledakan saat ujian praktik sains di SMP Islamic Center Siak yang menewaskan seorang siswa.

Langkah ini disiapkan sebagai respons awal atas peristiwa tragis yang terjadi di lingkungan sekolah saat kegiatan pembelajaran berlangsung.

Insiden tersebut tidak hanya menyisakan duka, tetapi juga menimbulkan perhatian serius terhadap aspek keselamatan dalam kegiatan praktik di sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Siak, Romy Lesmana A.P, M.Si, menyatakan pihaknya saat ini masih menunggu hasil resmi dari kepolisian terkait penyebab pasti kejadian tersebut.

“Saat ini kami masih menunggu informasi resmi dari kepolisian terkait kejadian kemarin. Untuk review atau evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan belajar di satuan pendidikan tersebut akan segera dilakukan,” ujar Romi saat dikonfirmasi Kilasriau.com, Kamis (9/4/2026).

Meski masih menunggu hasil penyelidikan, dinas menegaskan bahwa evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan belajar tidak akan ditunda.

“Iya, nanti semua aspek dan keterangan yang ada akan kita jadikan bahan evaluasi dan review,” tambah Romi.

Insiden tragis itu terjadi saat ujian praktik sains berlangsung, ketika alat rakitan yang merupakan bagian dari karya kelompok siswa meledak saat diuji coba di lingkungan sekolah.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka serius dan meninggal dunia setelah mendapatkan penanganan medis di RSUD Siak.

Kasus ini kini masih dalam penyelidikan Polres Siak untuk mengungkap penyebab pasti kejadian, termasuk kemungkinan adanya unsur kelalaian.

Peristiwa ini pun menjadi sorotan serius, terutama terkait standar keamanan dan pengawasan dalam pelaksanaan kegiatan praktik di sekolah.

Masyarakat dan orang tua murid berharap evaluasi yang dilakukan Dinas Pendidikan Kabupaten Siak bisa menjadi pembelajaran penting agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.