Siak, Kilasriau.com – Pembangunan Jalan Sialang Tigo Selaman (STS) di Kampung Tualang, Kecamatan Tualang, menjadi langkah awal investasi PT Conch Cement Indonesia sebelum memasuki tahap pembangunan utama. Meski masih dalam proses pengerasan, proyek ini mulai menunjukkan dampak nyata dan disambut positif oleh masyarakat, terutama warga dan petani di sekitar lokasi.
Saat ini, pekerjaan difokuskan pada penguatan struktur dasar jalan dengan metode penimbunan dan pencampuran semen beku. Langkah ini dilakukan untuk menyesuaikan kondisi lahan rawa dan gambut, sehingga konstruksi rigid nantinya dapat berdiri kokoh, tahan lama, dan tidak mudah mengalami penurunan.
Jalan yang dibangun tersebut berada di atas tanah milik Kampung Tualang, yang berarti ke depan akan berstatus sebagai jalan kampung dan dapat dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat. Hal ini menjadi nilai lebih, karena pembangunan tidak hanya menghadirkan infrastruktur, tetapi juga tetap menjaga hak dan kepemilikan warga.
Ketua RT 01 RW 01 Dusun Surya, Abdul Rasyid, menyampaikan bahwa pembangunan ini merupakan harapan lama masyarakat yang kini mulai terwujud.
“Ini merupakan langkah awal yang sangat kami rasakan manfaatnya. Jalan ini dibangun di atas tanah kampung, sehingga nantinya menjadi milik masyarakat. Sudah lama kami mengidamkan pembangunan ini,” ujar Rasyid, Selasa (31/3/2026).
Ia menambahkan, meski pembangunan pabrik masih dalam tahap proses, kehadiran investor telah memberi dampak awal yang signifikan, terutama dalam membuka akses yang selama ini menjadi kendala utama warga.
Dukungan juga datang dari kalangan petani. Darlen, petani sawit yang lahannya berada di sepanjang jalan STS, mengaku pembangunan ini sangat membantu aktivitas mereka.
“Kami sangat bersyukur. Jalan ini nanti akan mempermudah kami mengeluarkan buah sawit. Selama ini kami harus gotong royong karena kondisi jalan kurang diperhatikan,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa masyarakat petani tidak mengharapkan proyek, melainkan akses jalan yang layak.
“Kami ini tidak butuh proyek, kami hanya butuh jalan yang bagus supaya mempermudah petani kecil,” tegasnya.
Sementara itu, perwakilan PT Conch Cement Indonesia, Davis, menyampaikan bahwa pembangunan Jalan STS merupakan bagian dari komitmen awal perusahaan dalam menghadirkan investasi yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
“Pembangunan Jalan Sialang Tigo Selaman ini merupakan bagian dari komitmen awal kami untuk menghadirkan investasi yang tidak hanya berorientasi pada kegiatan perusahaan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar. Sejak tahap perencanaan, kami telah mempertimbangkan kebutuhan dasar warga, khususnya akses jalan yang selama ini menjadi kendala utama,” ujarnya.
Ia menegaskan, jalan yang dibangun dirancang agar dapat digunakan secara bersama oleh perusahaan dan masyarakat, serta tetap menjadi akses publik karena berada di atas tanah kampung.
“Jalan ini dibangun di atas tanah kampung dan akan tetap menjadi akses publik. Artinya, masyarakat memiliki hak penuh untuk menggunakannya. Dalam proses pengerjaan, kami juga menyesuaikan metode konstruksi dengan kondisi lahan agar kualitas jalan benar-benar baik dan tahan lama,” jelasnya.
Lebih jauh, pihak perusahaan berharap pembangunan ini menjadi awal hubungan yang harmonis dengan masyarakat sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi yang lebih luas di Kampung Tualang.
“Ke depan, kami berharap pembangunan ini menjadi awal dari hubungan yang baik dengan masyarakat serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih luas di wilayah ini,” tutup Davis.
Dengan proses yang terus berjalan, pembangunan Jalan STS kini tidak hanya menjadi proyek infrastruktur semata, tetapi juga simbol awal sinergi antara investor dan masyarakat, membangun dari tanah kampung, untuk kemajuan bersama.