RAT 2025 KDMP Koto Taluk: Momentum Konsolidasi, Evaluasi, dan Penguatan Ekonomi Desa

RAT 2025 KDMP Koto Taluk: Momentum Konsolidasi, Evaluasi, dan Penguatan Ekonomi Desa

KOTO TALUK (KilasRiau.com) – Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Koto Taluk, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau kembali menegaskan komitmennya dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat melalui pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 yang digelar pada Senin (30/3/2026). Kegiatan ini berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan, namun tetap sarat dengan semangat evaluasi dan perbaikan menuju tata kelola koperasi yang lebih profesional.

RAT sebagai forum tertinggi dalam struktur koperasi menjadi ruang strategis bagi seluruh anggota untuk mengetahui, menilai, serta memberikan masukan terhadap jalannya organisasi selama satu tahun terakhir. Tidak hanya sebagai agenda rutin, kegiatan ini juga menjadi tolok ukur kesehatan dan keberlanjutan koperasi ke depan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah tokoh penting yang memberikan warna tersendiri dalam jalannya rapat. Di antaranya, Kepala Desa Koto Taluk yang diwakili oleh Sekretaris Desa Haris Rosyadi, pembicara dari Kementerian Koperasi dalam sesi basic assessment Wigati Isye, Ketua BPD Koto Taluk Yuliadi, serta Ketua KDMP Koto Taluk Aflan Eko Syahputra, SE, yang memimpin langsung jalannya kegiatan.

Dalam sambutannya, Sekretaris Desa Koto Taluk Haris Rosyadi menekankan bahwa koperasi memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa. Ia menyebut, keberadaan KDMP harus mampu menjadi solusi atas kebutuhan ekonomi anggota, sekaligus menjadi wadah usaha yang sehat, transparan, dan akuntabel.

“Koperasi ini milik bersama. Maka kepercayaan anggota adalah hal utama yang harus dijaga. Pengelolaan yang baik, terbuka, dan profesional menjadi kunci agar koperasi tetap eksis dan berkembang,” ujarnya.

Sementara itu, Wigati Isye dari Kementerian Koperasi memberikan pemaparan terkait basic assessment atau penilaian dasar terhadap kondisi koperasi. Dalam materinya, ia menyoroti pentingnya penguatan sistem administrasi, manajemen keuangan, serta tata kelola organisasi yang baik sebagai fondasi utama dalam membangun koperasi yang sehat dan berdaya saing.

Ia juga memberikan sejumlah catatan dan rekomendasi strategis, mulai dari peningkatan kapasitas sumber daya manusia, digitalisasi administrasi, hingga pengembangan unit usaha yang berbasis potensi lokal desa. Menurutnya, koperasi yang mampu beradaptasi dengan perubahan zaman akan lebih mudah bertahan dan berkembang.

Ketua KDMP Koto Taluk, Aflan Eko Syahputra, SE dalam laporan pertanggungjawabannya memaparkan secara rinci capaian kinerja koperasi selama Tahun Buku 2025. Ia mengakui bahwa dalam perjalanan satu tahun terakhir, koperasi menghadapi berbagai tantangan, baik dari sisi permodalan, manajemen, maupun dinamika partisipasi anggota.

Namun demikian, berkat kerja sama yang solid antara pengurus dan anggota, KDMP Koto Taluk tetap mampu menjaga stabilitas usaha dan menunjukkan perkembangan yang positif. Hal ini terlihat dari meningkatnya aktivitas usaha serta partisipasi anggota dalam berbagai program koperasi.

“Ke depan, kami berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan, meningkatkan pelayanan, serta membuka peluang usaha baru yang dapat memberikan manfaat nyata bagi anggota,” tegas Aflan.

Ketua BPD Koto Taluk, Yuliadi, dalam kesempatan tersebut juga memberikan apresiasi atas kinerja pengurus koperasi. Ia menilai KDMP telah menunjukkan peran aktif dalam mendukung perekonomian masyarakat desa. Namun, ia juga mengingatkan agar koperasi terus melakukan inovasi dan tidak berhenti pada capaian yang ada saat ini.

“Jangan cepat puas. Koperasi harus terus berkembang, memperluas jaringan usaha, dan mampu menjawab kebutuhan ekonomi masyarakat yang semakin dinamis,” ujarnya.

Selain membahas laporan pertanggungjawaban, RAT ini juga menjadi forum penting dalam menetapkan rencana kerja tahun 2026. Fokus utama yang disepakati antara lain penguatan modal usaha, peningkatan kualitas layanan kepada anggota, serta pengembangan unit usaha produktif berbasis potensi lokal yang berkelanjutan.

Pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU) juga menjadi salah satu agenda yang dinantikan oleh anggota, sebagai bentuk nyata manfaat dari keikutsertaan dalam koperasi. Hal ini sekaligus menjadi indikator bahwa koperasi mampu memberikan nilai tambah secara ekonomi bagi anggotanya.

Kegiatan RAT berlangsung dengan tertib, penuh musyawarah, serta diwarnai berbagai masukan konstruktif dari anggota yang hadir. 

Suasana demokratis tampak kuat, mencerminkan semangat gotong royong yang menjadi ruh utama koperasi.

Menjelang akhir kegiatan, RAT ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Tri Agus Sahputra Umar, SE yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Usaha KDMP Koto Taluk yang baru. 

Penutup ini menjadi simbol harapan agar koperasi ke depan semakin maju, diberkahi, dan mampu memberikan kesejahteraan bagi seluruh anggotanya.

Laporan Pertanggungjawaban Pengurus KDKMP Desa Koto Taluk diterima oleh anggota dan semua undangan yang hadir pada RAT 2025.

Dengan terselenggaranya RAT Tahun Buku 2025 ini, KDMP Koto Taluk diharapkan semakin solid dalam kelembagaan, kuat dalam usaha, serta mampu menjadi pilar utama dalam mendorong kemandirian dan pertumbuhan ekonomi masyarakat Desa Koto Taluk secara berkelanjutan.*(ald)