Kilasriau.com – Setelah heboh beberapa pekan terakhir atas dugaan pungutan liar, akhirnya Kepala Puskesmas Iliran dipanggil oleh Dinas Kesehatan untuk dimintai klarifikasi, Rabu (11/3/26).
Pertemuan yang digelar di kantor Dinas Kesehatan ini dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dinas Kesehatan Inhil, Matzen, Kepala Puskesmas Sungai Iliran dan tenaga kesehatan dan petugas setempat.
"Tadi kami sudah memanggil pihak puskesmas bahwasanya itu tidak pungli, hanya dilakukan antara yang piket jaga dengan yang mengganti, kebetulan yang jadwal piket tersebut berhalangan untuk jaga," kata Matzen saat, dikonfirmasi wartawan via WhatsApp, Rabu (11/3/26).
Dalam pertemuan ini disimpulkan beberapa poin penting salah satunya meniadakan 'denda' piket Rp. 110.000,- dan keterlibatan nakes yang bertugas di pustu untuk ikut serta dalam piket di Puskesmas induk.
"Tidak ada lagi, lagi pula sekarang tenaga dari pustu tidak dilibat lagi untuk jaga sore malam, karena sudah ada Nakes yang lulus P3K penuh dan paruh waktu, alhamdulillah sudah memadai untuk jaga sore malam di puskesmas tersebut," sebutnya.