Kilasriau.com – Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) pada bulan suci Ramadan menuai sorotan keras dari masyarakat.
Sejumlah penerima manfaat menilai isi paket yang dibagikan jauh dari harapan dan tidak mencerminkan standar pemenuhan gizi sebagaimana tujuan awal program tersebut.
Kekecewaan mencuat setelah warga melihat langsung isi paket MBG yang diterima. Berdasarkan keterangan yang dihimpun media ini, satu paket disebut hanya berisi dua keping roti, empat butir telur puyuh, satu buah salak, satu buah jeruk, serta tiga butir kurma. Seluruhnya dikemas dalam plastik sederhana.
“Cukup sedih melihat isi paket seperti ini, apalagi di bulan puasa. Harapannya bisa lebih baik dan lebih layak,” ujar salah seorang penerima manfaat berinisial Y kepada media ini, Minggu (23/2/26).
Menurut Y, sebagai program yang digagas untuk membantu pemenuhan gizi anak-anak sekolah, terutama di tengah Ramadan, paket yang diterima dinilai belum memenuhi unsur makanan bergizi dan seimbang.