Serah Terima Jabatan Pj. Kepala Desa Pulau Godang Kari, Estafet Amanah di Bawah Langit Pengabdian

Serah Terima Jabatan Pj. Kepala Desa Pulau Godang Kari, Estafet Amanah di Bawah Langit Pengabdian
foto: istimewa

PULAU GODANG KARI (KilasRiau.com) – Di bawah suasana yang teduh dan penuh khidmat, Pemerintah Desa Pulau Godang Kari melaksanakan Serah Terima Jabatan (Sertijab) Penjabat (Pj.) Kepala Desa, Selasa (3/2/2026). Momentum ini bukan sekadar pergantian nama dalam struktur pemerintahan, melainkan estafet amanah yang sarat makna pengabdian dan tanggung jawab kepada masyarakat desa.

Prosesi sertijab dari Andrian kepada Yulisman berlangsung di Balai Desa Pulau Godang Kari dan dipimpin langsung oleh Camat Kuantan Tengah, Eka Putra, S.Sos., M.Si. Hadir dalam kegiatan tersebut unsur Pemerintah Kecamatan, perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, tokoh adat, serta sejumlah undangan lainnya.

Serah terima jabatan ditandai dengan penandatanganan berita acara serta penyerahan dokumen administrasi pemerintahan desa. Di momen itu, Andrian secara resmi menyerahkan tongkat kepemimpinan, meninggalkan jejak pengabdian, dan membuka ruang bagi kepemimpinan baru untuk melanjutkan perjalanan desa.

Dalam sambutannya, Camat Kuantan Tengah Eka Putra, S.Sos., M.Si. menyampaikan apresiasi atas dedikasi Andrian selama menjabat sebagai Pj. Kepala Desa Pulau Godang Kari. Ia menilai, di tengah berbagai dinamika dan tantangan, pemerintahan desa tetap berjalan stabil dan kondusif.

“Pergantian kepemimpinan adalah bagian dari dinamika pemerintahan yang harus kita sikapi dengan kedewasaan. Terima kasih kepada Saudara Andrian atas pengabdiannya. Kepada Pj. Kepala Desa yang baru, kami berharap dapat melanjutkan program yang sudah berjalan dan semakin memperkuat pelayanan kepada masyarakat,” ujar Eka Putra.

Lebih lanjut, Camat Eka Putra menegaskan bahwa jabatan Pj. Kepala Desa bukan hanya tugas administratif, melainkan amanah moral yang menuntut kepekaan sosial, keterbukaan, serta kemampuan merangkul seluruh elemen masyarakat.

“Desa adalah wajah pemerintahan yang paling dekat dengan rakyat. Maka kepemimpinan desa harus hadir sebagai pelayan, bukan sekadar pengelola,” tambahnya.

Sementara itu, Andrian, mantan Pj. Kepala Desa Pulau Godang Kari, dalam kesempatan tersebut menyampaikan ungkapan terima kasih dan pesan perpisahan yang sarat makna.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh perangkat desa dan masyarakat Pulau Godang Kari atas kebersamaan dan dukungan selama saya menjalankan amanah. Jabatan ini mungkin berakhir, tetapi kebersamaan dan kenangan pengabdian akan tetap saya bawa. Pergantian kepemimpinan adalah bagian dari perjalanan desa, dan saya percaya Pj. Kepala Desa yang baru mampu melanjutkan program yang telah dirintis serta membawa Pulau Godang Kari ke arah yang lebih baik,” ujar Andrian.

Sementara itu, Yulisman dalam sambutan perdananya menyampaikan kesiapannya mengemban amanah yang telah dipercayakan. Dengan nada rendah dan penuh tanggung jawab, ia mengajak seluruh perangkat desa dan masyarakat untuk menjaga persatuan serta memperkuat semangat gotong royong.

“Saya menyadari amanah ini tidak ringan. Tanpa dukungan seluruh elemen masyarakat, roda pemerintahan desa tidak akan berjalan maksimal. Mari kita jaga kebersamaan, kita rawat kepercayaan, dan kita bangun Pulau Godang Kari dengan hati yang jujur dan niat yang lurus,” ungkap Yulisman.

Acara sertijab kemudian ditutup dengan doa bersama, seakan menjadi ikrar sunyi agar kepemimpinan yang baru diberkahi kelapangan dada dan keteguhan sikap. Ramah tamah yang menyusul menjadi simbol bahwa perbedaan peran tidak menghapus persaudaraan, dan pergantian jabatan tidak memutus tali kebersamaan.

Dengan serah terima jabatan ini, harapan kembali dititipkan pada pundak kepemimpinan desa: agar Pulau Godang Kari terus melangkah maju, menjaga nilai-nilai adat dan kebersamaan, serta menghadirkan pemerintahan desa yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat.*(ald)