Udang Nenek, Potensi Emas Pesisir Inhil Dukung Visi Ekonomi Daerah

Udang Nenek, Potensi Emas Pesisir Inhil Dukung Visi Ekonomi Daerah

Kilasriau.com – Upaya Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dalam mewujudkan Misi 1 pembangunan daerah, yakni meningkatkan ekonomi yang merata, inklusif, dan berkelanjutan, terus didorong melalui penguatan sektor unggulan, salah satunya perikanan. 

Di antara potensi tersebut, udang nenek atau udang ketak (Squilla harpax de Haan) menjadi komoditas bernilai tinggi yang kini semakin mendapat perhatian.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Indragiri Hilir, Drs. Eko Rahdippa, MM, melalui keterangannya, Kamis (29/1/2026), menyampaikan bahwa udang nenek merupakan salah satu potensi perikanan unggulan daerah yang mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan nelayan pesisir.

“Udang nenek memiliki nilai ekonomis tinggi dan peluang pasar yang sangat besar, baik di dalam maupun luar daerah. Ini sejalan dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Inhil dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan,” ujar Eko Rahdippa.

Udang nenek banyak ditemukan di perairan pesisir dan muara yang masih alami, khususnya di Kecamatan Concong, Kuala Indragiri (Kuindra), Mandah, dan Tanah Merah. Musim panen biasanya berlangsung dari November hingga Maret, dengan produksi harian mencapai 2.000 hingga 5.000 ekor per hari.