Kilasriau.com - Dalam ajaran agama, kekuasaan bukanlah kemuliaan, melainkan amanah. Ia bukan untuk dibanggakan, tetapi untuk dipertanggungjawabkan, bukan hanya di hadapan manusia, melainkan kelak di hadapan Allah SWT.
Karena itu, ketika Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Indragiri Hilir Tahun 2026 tak kunjung disahkan, yang sesungguhnya tertahan bukan sekadar dokumen anggaran, melainkan amanah besar yang menyangkut hajat hidup orang banyak.
Menjelang Ramadhan dan Idul Fitri, masyarakat berharap hadirnya keberkahan serta keberpihakan negara. Namun di saat kebutuhan hidup meningkat, keterlambatan pengesahan APBD justru memperlambat perputaran ekonomi, menghimpit usaha kecil, dan menempatkan rakyat kecil sebagai pihak yang paling terdampak.
Kritik yang disampaikan Ketua DPD PW-MOI Indragiri Hilir, Fitra Andriyan, patut menjadi alarm keras bagi semua pihak bahwa persoalan ini tidak boleh terus dibiarkan berlarut-larut.
Islam mengajarkan bahwa pemimpin adalah pelayan umat. Rasulullah SAW bersabda, “Setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawaban atas yang dipimpinnya.”