KILASRIAU.com — Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Indragiri Hilir, Katerina Susanti Herman, menekankan peran strategis Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) dalam meningkatkan pelayanan dasar kepada masyarakat serta mendukung upaya pencegahan stunting.
Katerina Susanti Herman menyampaikan bahwa pada tahun 2025 Kabupaten Indragiri Hilir memiliki sebanyak 632 Posyandu yang menjadi potensi besar dalam mendukung pelayanan promotif dan preventif, sekaligus mendekatkan layanan dasar kepada masyarakat.
“Posyandu merupakan garda terdepan pelayanan kepada masyarakat yang harus dimanfaatkan secara optimal,” ujarnya.
Penyampaian tersebut disampaikan dalam kegiatan yang berlangsung di kediaman Bupati Indragiri Hilir, Selasa (16/12/2025). Ia menjelaskan bahwa Posyandu saat ini telah bertransformasi menjadi Posyandu yang melaksanakan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), tidak hanya terbatas pada bidang kesehatan, tetapi mencakup seluruh kebutuhan dasar masyarakat.
Adapun enam bidang SPM yang dilayani melalui Posyandu meliputi bidang pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan dan kawasan permukiman, sosial, serta ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat (Trantibumlinmas).