KILASRIAU.com, Lhokseumawe — Bea Cukai Lhokseumawe kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan ke wilayah terdampak banjir dan longsor di Kabupaten Bener Meriah, Aceh.
Pengiriman bantuan tahap lanjutan ini dilakukan menyusul kondisi lapangan yang hingga kini masih memprihatinkan, baik dari sisi infrastruktur, logistik, maupun ketersediaan energi.
Kepala Kantor Bea Cukai Lhokseumawe, Agus Siswadi, mengatakan bahwa situasi di Kecamatan Permata dan sekitarnya masih jauh dari pulih.
“Akses menuju lokasi masih sulit. Jembatan di Gampong Seni Antara belum bisa dilewati, sehingga warga maupun relawan harus menyeberangi sungai di bawah jembatan. Alat berat untuk pemasangan jembatan bailey sudah disiagakan, namun operasionalnya terhambat oleh keterbatasan BBM,” ujar Agus dalam laporan lapangan, Selasa (9/12).
Hingga kini, kendaraan roda empat belum dapat menjangkau beberapa titik terdampak. Motor hanya bisa melintas melalui jalur alternatif atau jalan tikus dari Simpang Buntul Putri menuju Takengon. Kondisi ini membuat distribusi logistik berlangsung lebih lambat dan mengandalkan tenaga warga serta relawan di lapangan.