KILASRIAU.com – Dinamika politik di lingkungan DPRD Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) kembali memanas setelah pernyataan tegas Ketua Fraksi PDI Perjuangan, Samino, yang menolak rencana pemerintah daerah mengajukan pinjaman Rp200 miliar ke PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI).
Penolakan tersebut dinilai sebagian pihak sebagai pemicu meningkatnya ketegangan internal di tubuh legislatif.
Samino menilai rencana pinjaman harus dikaji secara komprehensif sebelum disetujui, terutama terkait potensi beban fiskal jangka panjang dan keselarasan program dengan RPJMD Inhil.
Ia menekankan bahwa kebijakan bernilai strategis tidak boleh terburu-buru diambil tanpa analisis risiko keuangan yang matang.
Di tengah kritik tersebut, situasi politik semakin memanas setelah beredar tangkapan layar percakapan di Grup WhatsApp DPRD Inhil, Jumat (28/11/2025) malam, yang memunculkan dugaan adanya upaya memengaruhi pemberitaan media terkait sikap politik sejumlah anggota dewan.