KUANTAN SINGINGI (KilasRiau.com) – Panen perdana jagung pipil di Desa Jake, Kecamatan Kuantan Tengah, berlangsung sukses pada Senin (24/11/2025). Kegiatan panen yang dilaksanakan di lahan seluas kurang lebih satu hektare ini menghasilkan produksi jagung sekitar 4,9 ton, menjadi capaian positif bagi petani setempat sekaligus membuka harapan baru bagi peningkatan sektor pertanian di wilayah tersebut.
Acara panen ini turut mendapat perhatian berbagai pihak. Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Kuantan Tengah, AKP Linter Sihaloho, Camat Kuantan Tengah, Eka Putra, S.Sos., M.Si, Kasi PMD Kecamatan, Toni Afrison, Pendamping Desa (PD) dan Pendamping Lokal Desa (PLD), Babinsa, Bhabinkamtibmas, Ketua BPD beserta anggota, Kepala Desa Jake, Mariantoni dan perangkat desa, Anggota BUMDes Jaya Karya desa Jake, serta para ninik mamak dan tokoh masyarakat Desa Jake. Kehadiran para unsur pemerintahan dan tokoh adat tersebut menunjukkan kuatnya dukungan terhadap pengembangan sektor pertanian desa.
Kepala Desa Jake, Mariantoni menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan panen perdana tersebut. Ia menyebut hasil panen 4,9 ton dari lahan satu hektare merupakan pencapaian yang cukup baik untuk tahap awal, terutama mengingat berbagai tantangan yang dihadapi petani, mulai dari cuaca hingga perawatan lahan.
“Alhamdulillah, panen perdana ini menjadi bukti bahwa masyarakat Desa Jake mampu berinovasi dan bekerja keras dalam meningkatkan produktivitas pertanian,” ujarnya.
Camat Kuantan Tengah, Eka Putra, S.Sos., M.Si dalam sambutannya juga mengapresiasi kerja sama seluruh unsur pemerintahan desa, pendamping, dan masyarakat. Ia menegaskan bahwa Pemkab Kuantan Singingi terus mendorong desa-desa untuk mengembangkan potensi lokal, termasuk komoditas jagung sebagai salah satu sumber ekonomi baru bagi masyarakat.
“Kami mengharapkan ke depan Desa Jake dapat memperluas lahan dan meningkatkan kualitas produksi. Pemerintah kecamatan siap mendukung kegiatan yang memberikan dampak ekonomi langsung bagi warga,” ucap Camat.
Sementara itu, Kapolsek Kuantan Tengah, AKP Linter Sihaloho menambahkan bahwa pihaknya, bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas, siap mendukung segala bentuk kegiatan positif masyarakat.
“Kami selalu hadir untuk memberikan pendampingan dan rasa aman kepada masyarakat dalam menjalankan aktivitas produktif seperti pertanian,” tegasnya.
Panen perdana ini tidak hanya menjadi momentum peningkatan ekonomi, tetapi juga simbol kekompakan berbagai pihak dalam mendukung kemajuan Desa Jake. Dengan hasil 4,9 ton di tahap awal, masyarakat berharap produksi jagung ke depan dapat terus meningkat baik dari sisi kualitas maupun kuantitas.
Kegiatan panen ditutup dengan doa bersama sebagai ungkapan syukur dan harapan agar usaha pertanian di Desa Jake terus membawa kesejahteraan bagi masyarakat.*(ald)