KUANTAN TENGAH (KilasRiau.com) — Setelah melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) di Kantor Desa Koto Taluk pada Rabu pagi, Camat Kuantan Tengah, Eka Putra, S.Sos., M.Si., langsung bergerak menuju Puskesmas Kari untuk memastikan pelayanan kesehatan berjalan maksimal dan sesuai standar. Kedatangannya disambut oleh Kepala Puskesmas Kari, Gusria Ningsih, SKM, yang mendampingi langsung proses peninjauan lapangan. Rabu (19/11/2025).
Dalam sidak tersebut, Camat Eka Putra melakukan pengecekan menyeluruh terhadap hampir seluruh ruangan layanan di Puskesmas Kari. Ruangan-ruangan yang ditinjau antara lain, Ruang Laboratorium, Ruang Gizi, Ruang Rekam Medis, Ruang Pelayanan Gigi dan Mulut, Ruang Pelayanan Usia Dewasa dan Lansia, Ruang Ibu dan Anak, Ruang Farmasi, Gudang Obat, serta ruangan layanan utama seperti poli umum dan ruang tindaka, hingga ruang management.
Dalam setiap ruangan, Camat mengecek ketersediaan alat, kebersihan, alur layanan, hingga kehadiran tenaga medis yang bertanggung jawab.
“Saya ingin memastikan semua layanan berjalan sesuai standar. Puskesmas adalah ujung tombak kesehatan masyarakat, jadi tidak boleh ada ruangan yang tidak siap atau tidak berfungsi optimal,” ujar Eka.
Salah satu penegasan penting Camat dalam kunjungan tersebut adalah mengenai percepatan penurunan angka stunting, terutama di wilayah Kuantan Tengah.
“Isu stunting harus kita tekan bersama. Ruang gizi, layanan ibu dan anak, serta pemantauan kesehatan balita harus berjalan optimal. Ini bukan sekadar program, tetapi tanggung jawab moral kita untuk melahirkan generasi yang sehat,” tegas Eka Putra.
Ia meminta Puskesmas Kari aktif melakukan edukasi gizi, pemantauan tumbuh kembang anak, hingga intervensi langsung terhadap keluarga berisiko tinggi.
Kepala Puskesmas Kari, Gusria Ningsih, SKM, turut memberikan penjelasan terkait operasional harian, jumlah pasien di setiap poli, kondisi peralatan, hingga kebutuhan peningkatan fasilitas. Ia juga menyampaikan sejumlah kendala seperti keterbatasan alat tertentu dan kebutuhan peningkatan inventaris ruangan.
“Kami tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Terima kasih kepada Pak Camat yang sudah melihat langsung kondisi lapangan dan memberikan perhatian terhadap kebutuhan puskesmas,” kata Gusria.
Camat Eka Putra menegaskan kepada petugas puskesmas agar terus menjaga kedisiplinan, baik dalam hal kehadiran, ketepatan waktu, maupun sikap dalam melayani pasien. Ia menekankan pentingnya komunikasi yang ramah dan humanis antara tenaga kesehatan dan masyarakat.
“Petugas kesehatan harus hadir dengan empati, bukan hanya sekadar menjalankan tugas. Respons cepat, senyum, dan keramahan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan puskesmas,” tegasnya.
Dalam dialog tersebut, Camat meminta jajaran Puskesmas Kari untuk melaporkan kebutuhan yang sifatnya mendesak, terutama menyangkut fasilitas penunjang kesehatan dan ketersediaan obat. Ia menegaskan siap membantu percepatan koordinasi dengan dinas terkait agar pelayanan tidak terganggu.
“Kalau ada kendala, jangan menunggu lama. Sampaikan, nanti kita bantu koordinasi agar pelayanan tetap prima,” ujarnya.
Rangkaian sidak yang dilakukan — dari kantor desa hingga fasilitas kesehatan — merupakan bagian dari komitmen Eka Putra untuk memastikan pelayanan publik di Kecamatan Kuantan Tengah terus meningkat dan berada di jalur yang benar.
“Sidak seperti ini akan rutin dilakukan. Bukan untuk mencari kesalahan, tetapi untuk memastikan pelayanan publik benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” tutup Camat Eka.*(ald)