KILASRIAU.com — Dugaan percobaan pembunuhan terhadap enam jurnalis kembali mencuat setelah insiden penyerangan terjadi di wilayah Kecamatan Kritang, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Sabtu (15/11/2025).
Enam jurnalis yang merupakan pengurus Aliansi Media Indonesia (AMI) itu sebelumnya sedang melakukan peliputan terkait dugaan praktik penjualan BBM bersubsidi jenis solar secara ilegal, yang diduga dilakukan seorang pria bernama Edi, terduga oknum mafia minyak.
Setibanya di Pekanbaru sekitar pukul 00.00 WIB, Minggu (16/11/2025), para jurnalis langsung membuat laporan resmi ke Mapolda Riau, Jalan Pattimura No. 13, Kecamatan Sail. Laporan tersebut teregister dengan Surat Tanda Penerimaan Laporan Nomor: STTPLP/B/475/XI/2025/SPKT/POLDA RIAU, pada pukul 01.00 WIB.
Pengawas DPP dan Pendiri AMI Minta Proses Hukum Dipercepat,Pengawas DPP dan sekaligus salah satu pendiri AMI, M. Iqbal Nasution, SH bersama Candra Sarlata, SH, dalam pernyataan resminya meminta kepolisian bertindak cepat dan memberi perhatian penuh atas kasus tersebut.
Kami meminta Kapolda Riau untuk segera menindaklanjuti laporan tersebut. Peristiwa yang dialami para jurnalis yang tergabung dalam Aliansi Media Indonesia jelas merupakan tindak pidana,” tegas M. Iqbal Nasution.