KILASRIAU.com – Program pemerintah pusat Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digadang-gadang sebagai solusi meringankan beban orang tua murid justru menimbulkan duka di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).
Puluhan siswa SD diduga keracunan usai menyantap menu MBG yang disalurkan ke sekolah-sekolah.
Insiden keracunan massal ini terungkap setelah siswa SDN 032 dan SDN 008 di Inhil mengalami gejala mual, muntah, sakit perut, hingga diare pada Jumat lalu. Beberapa orang tua menyebut makanan yang disajikan dalam kondisi tidak layak konsumsi.
“Sayurnya layu, ayamnya busuk, tahu dan tempe lembek berbau, bahkan buah pun sudah tidak segar,” ungkap salah satu sumber yang enggan disebutkan namanya.
Sejumlah anak terpaksa dilarikan ke RSUD Inhil karena kondisi tubuh melemah. “Saya kira program ini untuk meringankan, ternyata malah sebaliknya. Anak saya hampir kehilangan nyawa,” ujar seorang wali murid dengan nada getir.