KILASRIAU.com, Jakarta – Tamara Tanjung, Duta Maritim Indonesia 2025 perwakilan Sumatera Utara asal Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), bersama para Duta Maritim Indonesia dari berbagai daerah di tanah air, melakukan kunjungan resmi ke Kantor Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) di Jakarta.
Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara generasi muda, pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya dalam mewujudkan cita-cita Indonesia sebagai poros maritim dunia. Di hadapan para pimpinan DPD RI, para Duta Maritim memaparkan gagasan, program, serta perspektif masing-masing daerah mengenai pembangunan sektor kemaritiman yang berkelanjutan.
Tamara Tanjung tampil menyampaikan pandangan uniknya sebagai wakil daerah non-pesisir. Ia menegaskan bahwa Paluta, meski tidak memiliki garis pantai, tetap memiliki kontribusi strategis dalam mendukung ekosistem maritim nasional. Potensi jalur perdagangan darat, sumber daya pertanian, aliran sungai, hingga kearifan lokal menjadi kekuatan yang dapat menopang pembangunan maritim.
"Daerah tanpa lautpun tetap bisa berkontribusi, kami di Paluta siap mendukung Indonesia menjadi poros maritim dunia lewat sumber daya jalur konektifitas dan budaya yang kami miliki" Ujar Tamara di ruangan rapat Sriwijaya
"Saya mengapresiasi inisiatif dan perspektif baru yang dibawa oleh Tamara. Daerah non pesisir selama ini kurang terdengar di forum kemaritiman padahal kontribusinya dapat sangat strategis. Inspirasi dari generasi muda seperti tamara membuktikan bahwa pembangunan maritim tidak hanya membutuhkan laut, tetapi juga konektifitas dan budaya lintas wilayah", Ujar Tamsil