KILASRIAU.com - Suasana apel pagi di halaman Mapolres Indragiri Hilir (Inhil) tampak berbeda dari biasanya. Tegas dan lantang, Kapolres Inhil, AKBP Farouk Oktora menyampaikan peringatan keras kepada seluruh anggotanya terkait penyalahgunaan narkoba di lingkungan kepolisian.
Dengan mimik serius dan nada yang penuh penekanan, AKBP Farouk menyatakan bahwa dirinya tidak akan mentolerir siapapun personel yang terlibat dalam kasus narkoba. Bahkan, bagi anggota yang kedapatan positif dalam tes urine meskipun hanya satu kali, ia akan langsung mengusulkan proses Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH).
“Tidak ada kata ampun kalau sudah bicara narkoba. Perintah Bapak Kapolda Riau jelas, sekali positif urine, ajukan PTDH. Saya akan laksanakan itu,” tegas Kapolres Farouk Oktora di hadapan seluruh personel, Senin (21/07/2025) lalu.
Lebih lanjut, ia memperingatkan agar tidak ada anggota yang mencoba menghindar atau berpura-pura bersih ketika dipanggil untuk menjalani pemeriksaan. Sikap menghilang hanya akan memperkuat dugaan.
“Jangan pakai modus hilang saat dipanggil. Kalau memang bersih, harusnya datang langsung. Kita ini sudah dewasa, saya tahu siapa yang pakai dan siapa yang tidak. Dari tampilan, raut wajah, dan sikap, sudah bisa terbaca,” ucapnya tegas.