KILASRIAU.com – Panitia pelaksana Musyawarah Wilayah Luar Biasa (Muswil LUB) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Riau, Dedi Putra, menegaskan bahwa penerbitan Surat Tugas oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP bukanlah keputusan yang bersifat tiba-tiba atau tanpa dasar.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan hasil dari dinamika internal yang berkembang secara signifikan di tubuh partai dan merupakan respons konkret atas aspirasi yang disampaikan oleh kader serta struktur organisasi dari tingkat bawah.
"Sesungguhnya, terbitnya Surat Tugas DPP PPP tersebut adalah respons terhadap aspirasi dari arus bawah. Ini merupakan kebutuhan organisasi agar bisa menyelesaikan persoalan secara menyeluruh, tidak parsial," ujar Dedi dalam keterangan tertulisnya.
Dedi menjelaskan bahwa penyelenggaraan Muswil LUB ini merupakan kelanjutan dari serangkaian aksi, tuntutan, serta penyampaian aspirasi yang datang dari berbagai unsur dalam tubuh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Riau.
Aspirasi tersebut tidak hanya datang dari satu atau dua pihak, melainkan dari seluruh spektrum kepengurusan, mulai dari Pengurus Harian DPW, unsur Majelis-Majelis, hingga Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dari berbagai kabupaten/kota di Riau.