KILASRIAU.com - Kedatangan Bupati Asmar yang berlangsung pada Senin (14/4) malam itu, untuk memperkuat sinergi kedua daerah dalam urusan ketahanan pangan melalui hilirisasi komiditi kelapa.
Dikatakan Bupati Herman, sebagai wilayah yang memiliki potensi perkelapaan yang besar, masyarakat diharap dapat mengolah produk turunan kelapa yang memiliki nilai jual.
"Semua yang ada di pohon kelapa bisa diolah, jadi kerajinan, minyak kelapa, santan, bahan makanan dan banyak lagi. Ini menjadi peluang masyarakat untuk meningkatkan taraf ekonomi," tutur Bupati Inhil.
Selain membahas peningkatan ketahanan pangan, acara ini juga ajang silaturahmi kedua pemimpin daerah yang merupakan sahabat lama.
"Kami punya hubungan emosional, saya pernah bertugas di Meranti akhirnya pulang ke Inhil jadi Bupati. Begitupula pak Asmar, ia lama mengabdi di Inhil kemudian pulang ke kampung halaman juga menjadi Bupati. Melalui pertemuan ini saya harap dapat menjadi pelajaran, karena Inhil dan Meranti punya kelebihan masing-masing", tutur Bupati Herman.