Perempuan Muda di Makassar Jadi Korban Aksi Brutal Debt Collector, Keluarga Tempuh Jalur Hukum

Perempuan Muda di Makassar Jadi Korban Aksi Brutal Debt Collector, Keluarga Tempuh Jalur Hukum

KILASRIAU.com, Makassar, Sulsel – Aksi brutal debt collector kembali menggegerkan warga Makassar. Seorang perempuan muda berinisial YY (26) mengalami trauma berat setelah sepeda motor yang dipinjamnya dirampas secara paksa oleh empat orang debt collector dari perusahaan pembiayaan NSC Finance.

Insiden ini terjadi di Jalan Veteran Selatan, tepatnya di depan Toko Coan, Kelurahan Maricayya, Kecamatan Mamajang, pada Jumat (28/3/2025) sekitar pukul 15.00 WITA—tiga hari jelang perayaan Idul Fitri 1446 H.

Dalam wawancara pada 5 April 2025 di kediamannya, YY mengisahkan detik-detik yang membuatnya merasa terhina dan terancam. Saat itu, ia baru saja selesai berbelanja bahan kue dan hendak pulang, namun dihentikan oleh seorang debt collector yang menanyakan sosok bernama Supriadi—menantu dari pemilik nama yang tercantum di STNK motor yang ia kendarai.

YY yang mengaku tidak mengenal Supriadi dipaksa ikut ke kantor NSC Finance dengan alasan untuk menunjukkan bukti tunggakan pembayaran. Di sana, tepatnya di lantai dua kantor NSC Finance, tiba-tiba Supriadi menghubungi staf NSC bernama Saudin, menyampaikan bahwa ia telah memiliki perjanjian pembayaran pada pukul 17.00 WITA. Namun, motor tetap disita sebelum waktu yang disepakati tiba.

“Saya benar-benar merasa dipermalukan dan terintimidasi. Saya dibawa ke kantor tanpa identitas, tanpa surat tugas resmi, tanpa dokumen pengadilan. Bahkan saya dikelilingi oleh empat laki-laki yang tidak saya kenal. Ini seperti perampasan terang-terangan di depan umum,” ujar YY dengan nada gemetar.