KILASRIAU.com - Calon Gubernur (Cagub) Riau nomor urut 2, H Muhammad Nasir berjanji akan membangun Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Perkelapaan jika pasangan Nasir Wardan Riau Bersatu (Nawaitu) diamanahkan menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Riau. Nantinya, BUMD itu akan mengatur regulasi tentang stabilitas harga tanaman kelapa.
"Kami akan bangun BUMD yang khusus mengurus tentang regulasi tata niaga kelapa di kabupaten/kota di Riau, khususnya Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil)," ujar Nasir saat menggelar kampanye di Kabupaten Inhil, pekan lalu.
Nasir menjelaskan, keberadaan BUMD ini akan langsung di bawah Gubernur Riau. Sehingga dapat melakukan pengawasan langsung atas tata niaga dan harga kelapa, termasuk sawit di daerah-daerah sentra penghasilnya, terutama di Kabupaten Inhil.
"Selama ini harga kelapa di Inhil dinilai dimonopoli oleh satu perusahaan saja, maka harganya tidak menguntungkan petani kelapa. Maka, jika Nasir Wardan diberikan amanah untuk memimpin Riau, kami akan bangun BUMD yang khusus mengurus masalah tata niaga dan regulasi harga kelapa, jadi harganya selalu menguntungkan petani," ucap Nasir yang 3 periode duduk sebagai Anggota DPR RI.
Disampaikan Nasir, pemerintah harus hadir di saat petani kelapa mengeluhkan tidak menentunya harga kelapa. Sehingga sangat berpengaruh signifikan terhadap perekonomian dan kesejahteraan mereka.