KILASRIAU.com - Sorotan tajam terus mengarah kepada eks Vice President Human Talent Development (VP HTD) Area I, DT alias Dewi Tatiana.
Semua itu tak terlepas dari sepak terjangnya saat menduduki jabatan yang dinilai sebagai 'malaikat pencabut nyawa' bagi pegawai PLN untuk Unit Induk Distribusi (UID) Aceh, Sumatera Utara serta Riau dan Kepulauan Riau (RKR).
Apalagi muncul isu, dengan gaya kepemimpinan yang 'like or dislike', membuat Dewi seolah tangan besi dalam mengurai atik posisi pegawai. Bahkan selevel General Manager pun tak mampu melawan kuasanya.
Tak ayal, indikasi gratifikasi di balik kuasanya itu dengan cepat merebak. Dugaan itu semakin kuat, karena roda organisasi PLN di 3 unit induk itu seolah tak berjalan sebagaimana mestinya.
Secara kasat mata, hal itu terlihat dari pola mutasi yang terkesan menghambat pegawai yang bertugas di daerah, untuk masuk ke kota. Semua terjadi karena banyak pejabat berkursi empuk yang dibiarkan bertahun-tahun menduduki satu jabatan. Jika terjadi perputaran, terlihat hanya sekadar tukar guling bagi pejabat di wilayah kota.