KILASRIAU.com, Jakarta - Di dalam sebuah perusahaan, termasuk BUMN, Departemen Sumber Daya Manusia (SDM), acapkali disamakan dengan 'malaikat pencabut nyawa' bagi pegawai atau karyawan.
Memang tidak berlebihan, karena dengan kewenangan penuh ditangannya, seorang pejabat di SDM bisa sesuka hati mengatur posisi karyawan sesuai dengan penilaiannya.
Tak mengherankan juga, jika sistem like or dislike berlaku. Bagi karyawan yang dekat dengannya, bisa selalu mendapat posisi empuk. Sedangkan yang diluar barisannya, siap-siap menderita.
Isu tak sedap itu pula yang kini menerpa seorang perempuan eks pejabat Vice President Human Talent Development (HTD) Area I berinisial DT yang beberapa hari lalu naik jabatan menduduki posisi Vice President Manajemen Kinerja Human Capital pada Divisi Pengembangan Talenta.
Ketika itu, membawahi 3 unit induk PLN diantaranya Unit Induk Distribusi (UID) Aceh, UID Sumatera Utara serta UID Riau dan Kepulauan Riau (RKR), kabarnya membuat DT menjadi pejabat paling ditakuti.