Tak Kunjung Terbitkan Komitmen Bebas Sangkar, Animal Friends Jogja Hadiahi McDonald’s Telur Penuh Darah

Tak Kunjung Terbitkan Komitmen Bebas Sangkar, Animal Friends Jogja Hadiahi McDonald’s Telur Penuh Darah

KILASRIAU.com, Yogyakarta, — Jalanan di depan Gerai McDonald's Sudirman dipenuhi empat belas aktivis perlindungan satwa yang tergabung dalam Animal Friends Jogja (AFJ). Mengenakan kostum dan memegang poster, para aktivis melakukan aksi sebagai bentuk desakan terhadap McDonald's Indonesia yang tak kunjung menunjukkan kepedulian mereka terhadap kesejahteraan ayam petelur dengan mengeluarkan komitmen bebas sangkar (cage-free). 

McDonald’s Indonesia tertinggal jauh dari perusahaan-perusahaan pesaingnya dalam penerapan standar kesejahteraan hewan yang lebih tinggi. Bahkan, mereka juga belum menerapkan standar kesejahteraan hewan yang sama dengan McDonald’s lain di berbagai belahan dunia.  McDonald's di Kanada, Amerika Serikat, Amerika Latin, Eropa dan Australia, telah berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan ayam-ayam petelur dari rantai pasoknya, dengan mengeluarkan komitmen bebas sangkar.  Namun, hingga kini, McDonald's Indonesia belum membuat komitmen serupa. 

“They’re Not Lovin’ It”, demikian bunyi salah satu poster yang dibawa oleh seorang aktivis, menunjukkan potret ayam petelur dengan keadaan menyedihkan di dalam kandang sangkar atau yang lebih dikenal dengan istilah kandang baterai. Dua orang aktivis terlihat mengenakan kostum ayam dengan bulu yang rontok dan tubuh penuh luka. Salah satu dari mereka memegang telur berukuran besar yang dipenuhi darah dan kotoran, dan lainnya meringkuk di dalam kandang, sebagai simbol penderitaan para ayam petelur di dalam kandang baterai. Beberapa aktivis lain terlihat memegang berbagai poster yang memperlihatkan desakan agar McDonald’s Indonesia  segera mengumumkan komitmen bebas sangkarnya. 

“Sebagai salah satu restoran cepat saji terbesar di Indonesia, McDonald’s punya kekuatan untuk membuat perubahan yang lebih baik dalam rantai pasoknya,” ungkap Dhiani Probhosiwi, Manajer Kampanye AFJ Farmed Animals Advocacy, sembari memegang selebaran berisi desakan kepada McDonald’s untuk disebarkan kepada para pengguna jalan. 

“Namun, mereka membiarkan diri tertinggal dari para pesaingnya, seperti Burger King, Pizza Hut, atau KFC terkait standar kesejahteraan hewan yang lebih tinggi. Mereka telah memiliki komitmen bebas sangkar, sedangkan McDonald’s Indonesia bahkan tidak memberikan respons apapun terkait desakan bebas sangkar dari publik,” lanjutnya.