PT MUA Membangkang Abaikan Peringatan ke Dua (SP II) Dari Satpol PP Siak Malah Lanjut Beroperasi

PT MUA Membangkang Abaikan Peringatan ke Dua (SP II) Dari Satpol PP Siak Malah Lanjut Beroperasi

KILASRIAU.COM, Tualang – Berdasarkan pantauan awak media PT Makmur Utama Armadaline (MUA) masih terus beroperasi meski belum memperoleh izin dan pendaftaran perusahaan melalui Online Single Submission (OSS), sabtu (02/11/2023).

Berdasarkan hasil dari pemeriksaan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Satpol-PP Kabupaten Siak tahun lalu, keberadaan PT MUA yang bergerak di bidang reparasi (perbaikan) tranportasi air dan telah lama beroperasi di wilayah Kampung Tualang, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak belum memiliki izin.

PT MUA dapat dilihat dari atas Jembatan Sultan Syarif Hasyim Kecamatan Tualang atau Jembatan Maredan Perawang. Di lokasi sekitar PT MUA, kita dapat melihat adanya kontainer (peti kemas), kapal/tongkang bersandar, alat berat, tumpukan drum serta tiang pancang yang tertanam di dalam sungai yang juga masih di pertanyakan izinnya.

Kabarnya bulan April 2023 PT MUA telah di berikan Surat Peringatan Kedua (SP2) oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Siak di karenakan tidak kunjung mengurus izin.

Tahun lalu Kasat Pol-PP Siak melalui Kabid Penegak Perundang-Undangan Daerah Subandi S.Sos M.Si usai melakukan pemeriksaan mengatakan, apabila dalam waktu tujuh hari kedepan pihak perusahaan belum melakukan pengurusan izin terhadap bangunan tempat usahanya, maka kesempatan mereka tinggal enam hari lagi sebelum tindakan hukum berupa penutupan tempat usaha atau di segel.

Sementara di tempat terpisah, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Siak yang membidangi Hukum,  Robi Cahyadi SH meminta kepada Satpol PP Siak tegas dalam menegakkan peraturan. Jumat (01/12/2023)

"Diminta kepada Satpol PP Kabupaten Siak agar tegas dalam menjalankan aturan," ucapnya singkat kepada awak media.

Guna mendapatkan informasi lebih lanjut, awak media mencoba mengkonfirmasi Kabid Perundang-Undangan Daerah Satpol PP Siak Subandi S.Sos M.Si melalui via whatsapp namun sampai berita ini di terbitkan awak media belum mendapat balasan.