Bupati Inhil Buka Sosialisasi Anak Berkebutuhan Khusus dan Temu Ramah Anak Berkebutuhan Khusus

Bupati Inhil Buka Sosialisasi Anak Berkebutuhan Khusus dan Temu Ramah Anak Berkebutuhan Khusus

KILASRIAU.com  - Bupati Indragiri Hilir yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Drs. H. Masdar, MH menghadiri acara Pembukaan Sosialisasi Anak Berkebutuhan Khusus dan Temu Ramah Anak Berkebutuhan Khusus Tahun 2023, Selasa (21/11/2023).

Kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan di gedung wanita Tembilahan ini turut dihadiri 
ketua Forum puspa seribu parit Hj. Siti Marwiyah, Kadis DP2KBP3A beserta jajarannya, pimpinan OPD terkait, ketua APSAI Kab. Inhil dan Camat Tembilahan serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya ketua Forum Puspa Seribu Parit Hj. Siti Marwiyah mengatakan sebagai wujud kepedulian dan peran serta Forum puspa seribu parit tahun 2023 terkait anak berkebutuhan khusus maka dilaksanakannya sosialisasi dan ramah tamah ini dengan tujuan agar semua lapisan  bisa menerima keberadaan anak berkebutuhan khusus sehingga mereka dapat tumbuh dan berkembang dan berpartisipasi dengan wajar baik secara rohani, jasmani maupun  sosial sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan.

Saat membuka sosialisasi  Bupati Indragiri Hilir dalam sambutannya yang dibacakan oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik H.Masdar mengatakan dalam penanganan anak berkebutuhan khusus perlu adanya komitmen  bersama antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota serta pemangku  kepentingan lainnya dalam penanganan anak berkebutuhan khusus. Dengan demikian program atau kegiatan yang dilaksanakan akan berkontribusi pada penghormatan, perlindungan dan pemenuhan hak-hak anak berkebutuhan khusus.

"Dengan adanya kegiatan  ini semoga memberikan pemahaman dan pencerahan tentang keberadaan anak berkebutuhan khusus kepada lembaga, orang tua , keluarga, PKK, lembaga pendidikan/guru, komite sekolah, anak didik, pemerhati anak, organisasi profesi, media masa. hal ini bertujuan agar semua lapisan bisa menerima keberadaan anak berkebutuhan khusus sehingga mereka dapat tumbuh dan berkembang dan berpartisipasi dengan wajar baik," ucapnya.