2 Tersangka Tindak Pidana Korupsi Pembangunan Lintasan Atletik Stadion Utama Sport Center, Ditahan Kejari Kuansing

2 Tersangka Tindak Pidana Korupsi Pembangunan Lintasan Atletik Stadion Utama Sport Center, Ditahan Kejari Kuansing

TELUK KUANTAN - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kuantan Singingi melaksanakan Press Release Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi pada pembangunan Lintasan Atletik Stadion utama Sport Center oleh Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau Tahun 2020 yang dikerjakan oleh PT. Ramawijaya dengan nilai kontrak sebesar RP. 8.579.579.000.

Dikatakan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kuansing Nurhadi Puspandoyo, SH, bahwa pada Hari ini, Rabu (30/08/2023), sekira jam 09.30 WIB telah dilakukan Pemeriksaan terhadap saksi "M" (selaku Direktur Utama PT. Ramawijaya) dan juga terhadap "YZ" (selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) sekaligus sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) berdasarkan Sprindik Nomor : Print-08/L.4.18/Fd.1/07/2021 Jo. Sprindik Nomor : Print-08.a/L.4.18/Fd.1/08/2022, Jo Sprindik Nomor : Print-08.b/L.4.18/Fd.1/05/2023 Jo. Sprindik Nomor : Print-05/L.4.18/Fd.1/08/2023.

Kemudian ditambahkannya, bahwa setelah dilakukan pemeriksaan, Tim Penyidik Kejari Kuansing melakukan Ekpose dan berkesimpulan adanya tindak pidana korupsi dengan terdapat selisih yang mengakibatkan kerugian keuangan negara/daerah pada Pembangunan Lintasan Atletik Stadion Utama Sport Center Oleh Dinas Pendidikan Kepemudaan Dan Olahraga Kuansing Tahun 2020 yang Dikerjakan oleh PT. RAMAWIJAYA yang telah terpenuhi dua alat bukti yang cukup sehingga menetapkan M, YZ, dan IC sebagai Tersangka, sedangkan untuk IC tidak dilakukan Penahanan pada Perkara ini dikarenakan telah dilakukan penahanan dalam Perkara yang lain.

Nurhadi juga menambahkan, bahwa hal ini berdasarkan laporan hasil audit tujuan tertentu dari inspektorat Kuansing Nomor : 15/LHA-ATT/ITKAB/2023 tanggal 24 Agustus 2023 atas penghitungan kerugian keuangan negara /daerah pada pembangunan lintasan atletik stadion utama Sport Center oleh Dispora Kuansing Tahun 2020 yang dikerjakan oleh PT. RAMAWIJAYA dengan Nilai Kontrak sebesar RP.8.579.579.000,

”Dapat disimpulkan telah terjadi Kerugian Keuangan Negara/Daerah pada pekerjaan Pembangunan Lintasan Atletik Stadion Utama Sport Center oleh Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Kuantan Singingi Tahun 2020 yaitu terdapat selisih Pembayaran yang mengakibatkan Kerugian Keuangan Negara/Daerah senilai Rp.1.041.946.877,73,” begitu dikatakan Kajari Kuansing Nurhadi Puspandoyo.