KILASRIAU.COM - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (KEMENDIKBUDRISTEK) telah melaksanakan kurikulum baru yakni Merdeka Belajar Kampus Merdeka yang disingkat dengan MBKM yang mana bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada seluruh siswa ataupun mahasiswa seluruh Indonesia untuk mendapatkan ilmu pengetahuan yang bisa didapatkan dari berbagai sumber referensi ataupun literature diluar dari sumber belajar dari bangku pendidikan formal.
Karena MBKM sudah menjadikan pusat pendidikan bukan berpusat kepada guru saja, namun bisa darimana saja. Yang mana ilmu yang didapatkan dari luar kampus diharapkan dapat berguna kepada seluruh peserta program MBKM berproses diluar bangku pendidikan formal sebelum memasuki dunia pekerjaan.
Adapun salah satu anak cabang dari program MBKM adalah Proyek kemanusiaan yang mana telah dilalui oleh seluruh mahasiswa peserta program yang disasarkan kepada mahasiswa yang berasal dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Riau dengan melalui berbagai rangkaian seleksi pendaftaran.
Proyek kemanusiaan yang dilaksanakan oleh salah satu rombongan mahasiswa Universitas Riau pada kelompok ini ditempatkan di UNHCR Pekanbaru.
Kelompok mahasiswa FKIP UNRI yaitu, Dedi Rahmansyah, M. Nur Ikhsan, M. Ridho, Tiara Zahrani Afisha, Viona Try Nabilla, Vaisyaa Putri Fadilla, Sofhi Indria, Meisara Dea Isfani, Rizki Mulya Istiani, Sarah yokhebed, serta dengan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yakni Asyrul Fikri, M. Pd,. Sebagai dosen pembimbing dari program studi pendidikan sejarah dan adapun pembimbing dari program studi bimbingan konseling Khairiyah Khadijah, S.Pd.I., M.Pd., Dra. Hj. Elni Yakub, MS, Donal., M. Pd., Otang Kurniaman, M.Pd, M. Yogi Riantama, S.E., MM.