Kemenkumham Riau Berikan 79 Remisi Waisak, 2 Warga Binaan Langsung Bebas

Kemenkumham Riau Berikan 79 Remisi Waisak, 2 Warga Binaan Langsung Bebas

Kilasriau.com – Sama seperti peringatan hari raya keagamaan lainnya yang ada di Indonesia, Kementerian Hukum dan HAM juga memberikan Remisi Khusus (RK) kepada narapidana (napi) beragama Buddha pada peringatan Hari Raya Waisak, yang diperingati tanggal 4 Juni 2023. Sampai tanggal 3 Juni 2023 tercatat jumlah warga binaan yang tersebar pada 16 lapas/rutan/LPKA di Riau adalah sejumlah  13.718 orang.

Sementara kapasitasnya hanya 4.373 orang, sehingga mengalami overkapasitas sebesar 314 persen. Dari jumlah total warga binaan tersebut, tercatat sebanyak 118 WBP beragama Budha, paling banyak berada di Lapas Kelas IIA Bengkalis, yaitu 29 orang.

“Tahun ini kita memberikan Remisi Waisak kepada 79 orang warga binaan, 2 orang di antaranya akan langsung bebas karena mendapatkan RK II. Artinya, dia bisa langsung keluar dikarenakan masa hukumannya habis setelah dipotong remisi. Sedangkan sisanya yang 77 orang hanya mendapatkan RK I, yaitu potongan masa hukuman biasa sehingga mereka masih harus menjalani sisa hukumannya,” terang Kepala Kanwil Kemenkumham Riau, Mhd. Jahari Sitepu, saat menyampaikan siaran pers nya, Sabtu (3/6).

Lanjutnya, napi yang langsung bebas tersebut berasal dari Lapas Kelas IIA Bangkinang dan Lapas Kelas IIB Selatpanjang. Sedangkan yang mendapatkan RK I, paling banyak dari Lapas Kelas IIA Bengkalis dan Lapas Kelas IIA Pekanbaru, yaitu masing-masing sebanyak 16 orang. Napi yang mendapatkan remisi ini dari berbagai kasus, yaitu pidana umum dan pidana khusus. Kasus yang paling banyak adalah narkotika, pencurian, perjudian, dan sebagainya.

Besaran Remisi Khusus yang diberikan meliputi 15 hari, satu bulan, satu bulan 15 hari hingga dua bulan sesuai dengan masa hukuman napi yang telah dijalani. Remisi bukan sekadar pengurangan masa pidana. Diharapkan menjadi motivasi bagi narapidana untuk terus memperbaiki diri menjadi insan yang lebih baik. Manusia terbaik adalah manusia yang mau belajar dari kesalahannya dan bertekad kuat untuk bertobat.