Kilasriau.com, Jakarta – Bila bertanya soal makanan kesukaan pada si kecil, sudah hampir pasti jawaban yang keluar tidak akan jauh dari hidangan cepat saji macam nugget, ayam goreng, sosis dan sejenisnya.
Padahal, makanan sejenis itu rendah akan kandungan zat gizi yang berperan penting sebagai penyedia tenaga untuk mengarungi hari.
Berbahayanya lagi, makanan cepat saji juga dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan akibat kandungan kalori yang tinggi. Andai dibiarkan dalam waktu yang lama, bukan tidak mungkin si buah hati dapat mengidap obesitas, darah tinggi atau bahkan diabetes.
“Junkfood sangat tinggi gula dan inflamatif. Anak-anak sekarang itu sudah banyak yang kena hipertensi, diabetes melitus tipe II karena ini,” jelas Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dr. Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A(K) dalam sebuah talkshow di Jakarta, 24 Februari 2023.
Kabar baiknya, risiko tersebut dapat dicegah dengan membiasakan anak untuk menyukai hidangan non-goreng sejak dini. Pasalnya, sajian alternatif tersebut cenderung memiliki indeks gula yang jauh lebih rendah dibandingkan jajanan pada umumnya.