Dinkes Inhil Mengadakan Rembuk Stunting Dengan Tetapkan 40 Lokus Desa Intervensi Spesifik dan Sensitif 2022

Dinkes Inhil Mengadakan Rembuk Stunting Dengan Tetapkan 40 Lokus Desa Intervensi Spesifik dan Sensitif 2022
Foto grafik, Dalam rangka menurunkan Stunting di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) khususnya diwilaha Kecamatan Pelangiran Pemerintah Kabupaten Inhil melalui dinas Kesehatan telah mengadakan Rembuk Stunting dengan menetapkan 40 Lokasi Khusus (Lokus) desa

KILASRIAU.COM - Dalam rangka menurunkan Stunting di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) khususnya diwilaha Kecamatan Pelangiran Pemerintah Kabupaten Inhil melalui dinas Kesehatan telah mengadakan Rembuk Stunting dengan menetapkan 40 Lokasi Khusus (Lokus) desa untuk intervensi spesifik dan sensitif 2022.

Kadinkes Inhil Rahmi Indrasuri, menyebutkan bahkan sejauh ini upaya percepatan pencegahan stunting mampu menurunkan presentase balita stunting di Kelurahan Pelangiran. Dari 40 lokasi yang ada di Kecamatan Pelangiran turut sebagai kecamatan lokus yang terpusat di Kelurahan Pelangiran yang memiliki tanggungjawab dalam pencegahan dan penurunan Stunting di tingkat desa atau kelurahan. Namun, perlu adanya peningkatan kerjasama lintas program dan lintas sektor serta komitmen dari semua pemangku kebijakan dan pelaksana program agar dapat lebih kompak lagi dalam menangani stunting di kelurahan.

Berdasarkan data yang dipaparkan Dinas Kesehatan Kabupaten Inhil yang diterima dari Kelurahan Pelangiran menunjukkan bahwa belum terjadi Peningkatan persentase balita Stunting di Kelurahan Pelangiran di tahun 2021(0.06%) dan 2022 (15,79%). 

"Hal ini menunjukkan kurang adanya konvergensi program/intervensi upaya percepatan pencegahan stunting mampu menurunkan presentase balita stunting di Kelurahan Pelangiran," jelasnya, Selasa (20/12/22).

Kadinkes Inhil Rahmi menjelaskan upaya yang telah ditempuh di Kelurahan Pelangiran guna menurunkan angka stunting melalui perbaikan gizi di masa 1.000 Hari pertama Kehidupan (HPK), antara lain dengan semakin gencarnya sosialisasi ASI Ekslusif, pendidikan gizi untuk ibu hamil, pemberian TTD pada remaja putri di sekolah, pemberian TTD untuk ibu hamil, pemberian makanan tambahan ( PMT) pada ibu hamil yang mengalami KEK, IMD, Pemberian makan pada Bayi, dan Anak (PMBA), pemberian susu pada balita gizi kurang, pemberian mikro, pemberian vitamin A pada bayi dan balita, pemberian obat cacing, program Kesehatan  lingkungan, penyediaan sarana dan prasarana air bersih dan sanitasi.