Kilasriau.com, - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Badung optimis kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) tetap naik di akhir tahun, meski tengah memanasnya isu KUHP.
Pantauan PHRI Badung, setidaknya 28 penerbangan membawa sekitar 11-12 ribu wisman ke Bali per hari. Ini menandakan pemulihan pariwisata pascapandemi lebih cepat.
Meski begitu, para pelaku pariwisata Bali saat ini tengah dihadapkan pada ketidakjelasan situasi akibat isu bola liar UU KUHP. Terutama terkait Pasal 415 tentang perzinahan dan Pasal 416 tentang hidup bersama sebagai suami-istri di luar perkawinan atau kohabitasi (kumpul kebo) yang dikhawatirkan wisatawan asing.
PHRI Badung juga mencatat rata-rata okupansi hotel diGumi Keris secara umum mencapai 65 persen. Grafiknya diperkirakan naik menjelang libur akhir tahun. Seluruh stakeholder pariwisata di Bali pun ingin isu bola liar KUHP tidak berdampak terhadap kunjungan.
"Sejauh ini sih belum ada dampak yang terasa secara langsung (pembatalan kunjungan wisman). Seperti disampaikan tadi, kunjungan wisatawan 11-12 ribu per hari untuk internasional. Tapi harus segera klarifikasi masif agar bisa didengar perwakilan negara-negara lain," ungkap Ketua PHRI Badung I Gusti Ngurah Agung Rai Suryawijaya, Jumat (9/12/2022).
Agung Rai menyampaikan, maksud klarifikasi itu agar KUHP yang baru disahkan pemerintah tidak disalahartikan sebagai ancaman terhadap pariwisata. Pihaknya khawatir jika situasi ini dibiarkan, justru rentan dimanfaatkan negara-negara pesaing.