Cegah Peningkatan Kematian, Kadinkes Inhil Paparkan Upaya Efektif Promotif dan Preventif

Cegah Peningkatan Kematian, Kadinkes Inhil Paparkan Upaya Efektif Promotif dan Preventif
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Rahmi Indrasuri, saat membuka pertemuan Advokasi dan Koordinasi Pelaksanaan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), disalah satu hotel di Tembilahan, Selasa (6/11/22).

 

KILASRIAU.COM - Promotif dan preventif merupakan upaya yang sangat efektif untuk mencegah meningkatnya kematian dan kesakitan akibat penyakit baik menular maupun tidak menular.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Rahmi Indrasuri, saat membuka pertemuan Advokasi dan Koordinasi Pelaksanaan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), disalah satu hotel di Tembilahan, Selasa (6/11/22).

Ia menambahkan, bahwa pencegahan penyakit sangat tergantung pada perilaku individu yang didukung oleh kualitas lingkungan, ketersediaan sarana dan prasarana serta dukungan pemerintah, non pemerintah dan masyarakat. Hal ini memerlukan suatu gerakan yang sistematis dan terus menerus untuk mendorong masyarakat berperilaku hidup sehat.

"Upaya promotif dan preventif sejalan dengan RPJMN 2020-2024 yaitu penguatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat, 6 (enam) Pilar Gerakan (Germas) yakni, 1. Peningkatan aktivitas fisik, 2. Penyediaan pangan sehat dan percepatan perbaikan gizi, 3. Percepatan pencegahan dan deteksi dini penyakit, 4. Peningkatan kualitas lingkungan, 5. Peningkatan perilaku hidup sehat dan 6. Peningkatan edukasi hidup sehat," ungkapnya.

Kadinkes Inhil itu menjelaskan, bahwa Gerakan Masyarakat Hidup Sehat merupakan suatu tindakan yang sistematis dan terencana yang dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh komponen bangsa dengan keadaran, kemauan dan kemampuan berperilaku sehat untuk meningkatkan kualitas hidup agar tercapai derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya.