KILASRIAU.com, - Sempat hilang saat sedang tidur di rumah neneknya, seorang bocah kelas 6 Sekolah Dasar (SD) diduga menjdi korban penculikan dan pelecehan seksual oleh Orang Tidak Dikenal (OTK).
Paman korban inisial M mengatakan kejadian bermula saat Ibu korban yang tidur bersamanya di rumah neneknya milihat korban sudah tidak ada disamping nya.
"Yang pertama tau itu mamaknya, bangun tidur merasa anak tak ada di samping bangun lalu dicari di dalam rumah, sekeliling rumah dari depan sampai belakang tidak ada, dicurigai oleh orang tuanya mungkin anak ini jatuh ke parit, karena di belakang rumah parit, dan setelah di cari-cari tetap tak ada," kata M saat diwawancarai wartawan, di depan ruangan Unit Gawat Darurat (UGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada Tembilahan, Jalan Veteran Tembilahan, Sabtu (29/10).
Ia menjelaskan, sekitar setengah jam mencari keponakan (korban, red) didalam dan disekitar rumah, namun belum menemukan tanda-tanda keberadaan sang korban. Dan pada malam itu juga nenek korban meminta bantuan ke M untuk mencari korban.
“Mungkin kurang lebih setengah jam pencarian tadi hasilnya nihil. Nenek korban (mamak saya) menelepon saya tolong carikan anak ini. Kata mamak saya coba carikan di rumahnya, (rumah korban red) mana tau dia ada di sana. Sekitar 50 meter kurang lebih dari rumah neneknya itu, tersorot oleh senter motor saya bahwa anak itu ada di situ (romah kosong)," ucapnya.