KILASRIAU.com - Melihat cuaca alam yang tidak menentu membuat daya tahan tubuh menurun. Maka dari pada itu Kepala Puskesmas Pulang Kijang, Kecamatan Reteh Misbahuddin menghimbau agar masyarakat mengantisipasi gejala demam tinggi dan Demam Berdarah Dengue (DBD).
Hal ini sesampainya saat dihubungi via WhatsApp Kepala Puskesmas Pulang Kijang, Kecamatan Reteh Misbahuddin mengatakan saat ini fakta dilapangan banyak anak-anak dan orang dewasa yang terjangkit demam tinggi.
"Kami memberikan Informasi kepada masyarakat agar tidak terjangkit demam berdarah dan demam tinggi," tulisnya, Kamis (14/10/22)
Lebih lanjut, Kapuskes Pulau Kijang Misbahuddin menjelaskan bahwa demam pada anak adalah kondisi demam yang dialami oleh anak-anak, hal ini terjadi ketika suhu tubuh anak melebihi batas normal, yaitu di atas 37,2 derajat Celsius, apabila pengukuran dilakukan dari ketiak dan 37,8 derajat Celsius saat diukur melalui mulut. Sementara jika pengukuran suhu dilakukan melalui dubur atau anus, dikatakan demam jika lebih dari 38 derajat Celsius. Kondisi ini dapat disebabkan oleh berbagai hal.
"Maka dari itulah, pada kebanyakan kasus, hal ini bukan kondisi berbahaya. Sebab, bisa jadi tanda bahwa tubuh anak sedang aktif melawan infeksi. Namun, demam pada anak juga bisa terjadi akibat penyakit serius yang tidak boleh disepelekan. Tidak semua pasien yang dirawat riwayat demamnya mirip DBD Pasien suspeck DBD itu berdasarkan hasil laboratorium, untuk nama nama itu laporan sama surveilans," jelasnya.