KILASRIAU.com - Pemuda desa Kuala Sebatu kecamatan Batang Tuaka, Hasanuddin ancam akan turunkan ribuan massa ke kantor Bupati dan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Inhil untuk menggelar aksi damai.
Tujuan aksi ini adalah bentuk protes terhadap Pemerintah Daerah dan DPRD Inhil yang terkesan lambat menyelesaikan permasalahan banjir di desa Kuala Sebatu.
"Curah hujan terus meningkat, jalan-jalan sudah banyak yang tergenang air, sepertinya kesabaran kami sudah hampir di ambang batas. Kemarin ada keputusan pembentukan tim investigasi jadi kami minta itu segera diumumkan karena kondisi sekarang sudah darurat," tukasnya, Rabu (12/10/2022).
Hasanuddin juga mengingatkan Pemda Inhil agar tidak bertele-tele dalam menjalankan tugas karena sudah banyak fakta yang bisa dijadikan dasar temuan di lapangan.
"Kalian munculkan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) ke publik lalu sesuaikan dengan fakta di lapangan, jangan bertele-tele seperti ini. Dengan mengalirnya air ke tempat kami membuat lahan pertanian jadi lautan, temuan ini adalah fakta di lapangan," jelasnya.