Menikmati Jajanan Legendaris Khas Suku Melayu

Menikmati Jajanan Legendaris Khas Suku Melayu

KILASRIAU.com  - Merupakan jajanan legendaris, Kue Putu Piring lumayan susah dijumpai di era modern seperti sekarang. Contohnya saja di Kota Tembilahan, Kue Putu Piring hanya dijual dibeberapa tempat seperti di Jalan H. Arif parit 11 tepatnya di depan SMPN 1 Tembilahan dan di Jalan Batang Tuaka.

Bagi mereka yang ingin menikmati jajanan jadul ini, harus menunggu sore hari karena umumnya pedagang Kue Putu Piring baru mulai membuka dagangannya pada sore hari sekira pukul 16.00 WIB.

Berbeda dengan zaman dahulu, Kue Putu Piring justru dinikamti sebagai sarapan di pagi hari disantap selagi panas bersama hangatnya segelas teh manis.

Si kuning Putu Piring terkenal dengan aroma kunyitnya yang khas saat dimasak. Aroma itu pula yang jadi pengingat untuk sesekali flashback ke masa lalu.

Salah seorang pedagang Kue Putu Piring di Jalan H. Arif parit 11, Ema mengatakan peminat jajanan yang dijualnya cukup tinggi. dalam satu hari Ema mampu menghabiskan hingga delapan kilo tepung beras sebagai bahan baku utama pembuatan Putu Piring.