Terima Aduan Masyarakat, DPTPHP Kabupaten Inhil Turun Langsung Tinjau ke Lokasi

Terima Aduan Masyarakat, DPTPHP Kabupaten Inhil Turun Langsung Tinjau ke Lokasi
Terlihat tim meninjau lokasi

KILASRIAU.com - Setelah mendapat kan aduh dari masyarakat terkait persoalan lahan milik kita yang terancam mati akibat dugaan limpahan air dari perusahaan PT. Setia Agrindo Mandiri (SAGM), Dinas Pertanian Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) langsung meninjau lokasi lahan pertanian masyarakat Desa Kuala Sebatu, Kecamatan Batang Tuaka, Selasa (5/10/22).

Saat melihat langsung kondisi infrastruktur, dan lahan pertanian milik warga, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Inhil Fajar Husein melalui Koordinator Penyuluhan Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Hortkultura Peternakan (DPTPHP) Kabupaten Inhil, Helvis Veri, mengungkapkan bahwa dengan adanya dampak air seperti itu, masyarakat tidak bisa bercocok tanam.

"Yang jelas skala dampaknya memang luar biasa, lahan pertanian yang ada kan tidak bisa di garap tuh, ya roda perekonomian matilah, dari mana penghasilan petani kalau nggak bercocok tanam, kan gitu. Di sisi lain solusi pekerjaan lain tidak ada, yang mereka punya itu usahanya, sementara untuk melakukan usaha lain tidak bisa karena kondisi lahan seperti itu banjir," katanya yang saat itu didampingi Koordinator Pembenihan DPTPHP Kabupaten Inhil, Mukhdi, dan Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan DPTPHP Kabupaten Inhil, Sefmita Handayani.

Kendati demikian, solusi untuk melakukan perbaikan lahan pertanian itu, kata Helvis Veri pihaknya tidak bisa melakukannya sendiri, perlu melibatkan beberapa instansi - instansi yang lain.

"Kalau ini tidak bisa Dinas pertanian sendiri, harus semua deret pemerintahan dari tingkat desa, kecamatan, semua instansi terkait harus terlibat. Karena kalau pertanian ini masalah tehnis, tapi untuk solusi bagaimana petani itu bisa bekerja semua harus duduk satu meja, tidak hanya pertanian yang menangani," jelasnya.