KILASRIAU.com - Dalam rangka memperingati Hari Ozon Sedunia, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Tembilahan ikut berpartisipasi menanam bibit 1000 batang Mangrove di wilayah desa Bekawan Kecamatan Mandah, Selasa (27/09/22).
Ketum HMI Cabang Tembilahan Ahmad Fauzi menyebutkan bahwa penambahan pohon mangrove ini merupakan salah satu cara mengkampanyekan pemulihan lapisan ozon yang saat ini semakin menipis. Jadi ini sangat penting dilakukan karena penggunaan Bahan Perusak Ozon (BPO) sering ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Padahal penggunaan BPO menjadi pemicu utama menipisnya lapisan ozon dan berpotensi merusak lingkungan.
"Tampa kita sadari di sekitar lingkungan tempat tinggal sering ditemukan BPO yang menjadi pemicu menipisnya lapisan ozon di samping gas buang kendaraan bermotor, polusi pabrik, penggunaan pestisida yang berlebihan, kebakaran hutan dan penggundulan hutan. Untuk itu hari ini sudah 37 tahun masyarakat dunia bersama sama menyelamatkan bumi dari lapisan ozon dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan," jelasnya
Dikesempatan itu juga Ahmad Fauzi mengapresiasi kepada Bangun Desa Payung Negri (BDPB) dan pemerintah Desa Bekawan telah memperingati hari Ozon Sedunia sekaligus melaksanakan festival Menongkah serta menanam 1000 Mangrove. Semoga kedepannya kegiatan-kegiatan baik menjaga dan melestarikan lingkungan serta mengangkat kebudayaan bisa diberikan anggaran dari pemerintah daerah
"Atas nama HMI Cabang Tembilahan saya ucapan terimakasih kepada Bupati Indragiri Hilir telah menjadikan Festival Menongkah sebagai Event Tahunan Kabupaten Indragiri Hilir, semoga ini langkah awal untuk mengangkat budaya Suku Duanu sampai kekanca Dunia," imbuhnya. **