KILASRIAU.com - Menghadapi perubahan kurikulum era merdeka belajar, SMPN 10 Pekanbaru menggelar Pelatihan Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM). Pelatihan yang diikuti 50 orang guru itu bekerjasama dengan Badan Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Riau.
Kepala SMPN 10 Pekanbaru, Hj Wijayanti Sri Utari SPd MSi menjelaskan, pelatihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan dan pengetahuan guru selaku tenaga pengajar tentang Kurikulum Merdeka. Ada sejumlah materi yang diberikan kepada guru, mulai dari Kurikulum Merdeka Belajar, Platform Mengajar, Perangkat Mengajar, Modul Ajar, Penggunaan Aplikasi Digital, Belajar.Ide dan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5).
"Pelatihan ini difokuskan tentang Capaian Pembelajaran dan Penilaian. Sehingga keraguan yang ada selama ini, dengan dilaksanakannya pelatihan ini menjadi jelas," ujar Wijayanti.
Diakui Wijayanti, guna meningkatkan kualitas siswa dan prestasi sekolah, maka sekolah terlebih harus membekali SDM guru. Guru selaku pendidik harus mampu berinovasi dalam mengembangkan kurikulum baru ini, yaitu mampu membuat kurikulum satuan pendidikan yang berpihak kepada perserta didik. Serta mampu mewujudkan di dalamnya kurikulum yang berkarakter profil pelajar pancasila.
“Kalau SDM guru tidak ditingkatkan, bagaimana kualitas siswa mau meningkat. Maka dari itu guru harus dapat pelatihan. Sehingga, peran guru dalam mengajar siswa bisa lebih baik melalui berbagai metode ajar yang terbaru dan lebih inovatif," ungkapnya.