KUANTAN SINGINGI - Keberadaan kebun kelapa sawit milik Pemerintah Daerah (Pemda) Kuantan Singingi seluas 500 Ha di Perhentian Sungkai, Kecamatan Pucuk Rantau menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat.
Pasalnya selama 15 tahun hasil kebun kelapa sawit milik Pemda tidak jelas ujung pangkalnya. Padahal pembuatan 500 Ha kebun sawit tersebut menelan anggaran 16 Miliar Rupiah, sementara yang ditanam hanya 137 Ha saja.
Angga Maulana, Sekjen Forum Rakyat Bicara (Forakbar), saat dikonfirmasi pada Senin (11/07/2022) pagi, mengatakan, hal ini menuai pro dan kontra di tengah masyarakat Kuansing saat ini.
"Selama bertahun-tahun persoalan kebun Pemda ini seperti hilang ditelan bumi saja. Sudah beberapa kali berganti kepala daerah namun baru di era kepemimpinan Suhardiman Amby mulai mencuat kepermukaan," begitu disampaikan Angga.
Angga juga mengatakan bahwa, tindakan yang akan di ambil oleh Plt Bupati Kuansing Drs. H Suhardiman Amby untuk membongkar siapa dalang-dalang yang menikmati hasil dari kebun Pemda itu sudah tepat. Karena menurut angga, hasil kebun Pemda yang sudah sekian lama itu jika mengalir ke Pemda, sudah berapa banyak PAD yang diterima, dan ini patut didukung.