KUANTAN SINGINGI - Kawasan hutan di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) Riau, tepatnya di Desa Air Buluh, Kecamatan Kuantan Mudik hingga kini masih hangat diperbincangkan. Dimana, hal itu terkait isu perambahan Hutan Lindung (Hutlin) oleh tangan-tangan tak bertanggung jawab.
Pasalnya, salah seorang warga setempat yang berisinial KS dan SD kepada wartawan mengatakan bahwa adanya dugaan keterlibatan oknum kepala desa dalam kegiatan perambahan Hutan Lindung (Hutlin) di desanya tersebut.
Mereka (KS dan SD. red) mengatakan, hanya dengan modus kelompok tani oknum kepala desa bisa meraup keuntungan ratusan juta, karena kawasan Hutlin yang terletak di Desa Air Buluh diduga telah dijadikan ladang bisnis.
Warga setempat juga mengaku, tak tau kelompok tani mana yang dimaksud kepala desa itu. bahkan Narasumber telah menanyakan kepada pemilik Excavator di Kamang Baru (Sumbar) kenapa hutan lindung itu di Stacking.
"Pemilik alat Excavator menjawab sudah izin Pak Kades dan KPH Kuansing Pak Abriman," kata warga yang juga menirukan perkataan pemilik alat Excavator itu menyampaikan.