Hanyutkan Kelapa, Tingkakan Kebersamaan Petani

Kilasriau.com, INDRAGIRI HILIR - Berbicara soal budaya masyarakat dalam mengelola perkebunan kelapa tidak akan ada habis.

Apa lagi di daerah yang dengan julukan Hamparan Kelapa Dunia ini tentunya sangat banyak sekali yang bisa dibahas. Salah satunya menghanyutkan buah kelapa di Sungai atau anak parit.

Budaya ini tidak asing lagi dilihat oleh petani kelapa jika sudah memasuki pemanenan buah kelapa.

Menurut Andi Samsudin salah satu warga Desa Kuala Lemang, Kecamatan Keritang petani kelapa jika sudah waktunya pemanenan akan disibukkan dengan membersihkan anak parit atau sungai sebagai tempat aliran irigasi sekaligus untuk menghanyutkan buah kelapa. 

Penghanyutan buah kelapa ini bertujuan untuk memudahkan petani kelapa saat membawa ke langkau (tempat pengolahan selanjutnya). Karena banyak petani kelapa posisi kebunnya tidak berdekatan.

Maka dari itu dengan menghayutkan nya akan memudahkan proses nya. Sebab saat di hanyutkan butuh kerjasama satu dengan yang lain agar tidak ada yang tertinggal. 

"Jadi proses penghayatan itu butuh tim untuk menjaga di ujung dan pangkal agar tidak ada yang tertinggal," ucapnya. (Adv/Nadi/Arb)


Baca Juga