Kilasriau.com, INDRAGIRI HILIR - 'Menyulam' itulah kalimat yang dibunyikan petani kelapa di Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dalam melakukan penanaman bibit kelapa di sela-sela pohon kelapa yang telah berbuah.
Istilah menyulam atau menanam bibit kelapa ternyata juga ada teknik yang harus dilakukan agar bibit kelapa tidak mati atau terhambat pada proses pertumbuhannya.
Seperti yang dikatakan seorang petani kelapa di Kecamatan Tembilahan Hulu, Sukardi menyampaikan bahwa dalam melakukan penanaman bibit kelapa baru yang harus dilakukan pertama ialah membuat tumpukan tanah setinggi 15 hingga 20 Cm.
Hal tersebut bertujuan agar saat proses pertumbuhan, akar dari bibit kelapa yang telah ditanam pada tumpukan tanah tersebut tidak terendam oleh air.
"Jika akar bibit kelapa terendam air saat penanaman hal yang kemungkinan besar terjadi bibit kelapa akan mati," tutur Sukardi saat di jumpai awak media di kebun kelapa, Jalan Saptamarga parit 9 Tembilahan Hulu, Sabtu (22/9/2021).
Selain itu katanya juga, hal yang harus diperhatikan dalam merawat bibit kelapa yang telah ditanam di lahan terbuka harus selalu membersihkan tumbuhan liar diskitaran bibit kelapa tersebut.
"Agar pertumbuhan bibit kelapa tidak terhambat oleh tumbuhan liar, maka kita harus bersihkan," tutup Sukardi. (ADV/Arbain)