Kovid Psikologi Indonesia Luncurkan Aplikasi Hebat Psikologi

KILASRIAU.com  - Kovid Psikologi Indonesia secara resmi meluncurkan aplikasi Hebat Psikologi sekaligus bersempena launching Kovid Psikologi Indonesia sebagai yayasan yang independen pada tanggal 19 Agustus 2021.

Peluncuran  Aplikasi ini adalah sebuah assessment psikologi berbasis digital yang mana tujuannya untuk memudahkan aktivitas di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini.

“Aplikasi ini dirancang untuk menjawab tantangan kondisi bangsa hari ini. Protokol Kesehatan yang mengharuskan kita untuk menjaga jarak dan menjauhi kerumunan adalah salah satu kendala untuk melakukan assessment psikologi secara langsung. Dengan adanya aplikasi ini, tentu mempermudah para psikolog melakukan assessment dengan cara yang lebih praktis, waktu yang lebih cepat  dan biaya yang lebih murah”, ungkap psikolog Yulita Kurniawaty Asra salah seorang tenaga ahli di Kovid Psikologi Indonesia.

Sementara itu sekretaris Kovid Psikologi, Cahaya Makbul, M.Psi menjelaskan aplikasi ini di desain untuk penelusuran bakat, minat dan karir. Kedepannya aplikasi ini akan dikembangkan juga untuk assessment penempatan karyawan, pegawai dan sebagainya.

"Alhamdulillah, dengan adanya aplikasi ini sampai dengan peluncuran aplikasi disambut baik berbagai kalangan terutama kalangan pendidikan," ucapnya

Selain itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Yusri Rasul,S.Pd,MT, Ph.D menyebutkan Dinas Pendidikan Provinsi Riau siap bekerjasama dengan Kovid Psikologi Indonesia dalam hal penelusuran bakat, minat dan karir peserta didik yang ada di sekolah-sekolah se provinsi Riau bahkan untuk test pen empatan Kepala Sekolah.

"Sebab aplikasi ini memang dirancang untuk membantu dan mempermudah pihak sekolah, perguruan tinggi, dan instansi dalam mengenali calon siswa, mahasiswa maupun calon pekerja sesuai dengan bakat, minat dan kecenderungan psikologis yang dimiliki. Pelaksanaannya yang berbasis digital dipandang sangat sesuai dengan perkembangan teknologi dan situasi terkini bangsa Indonesia yang tengah dilanda pandemi covid 19," terangnya. (Sr)


Baca Juga