Musda BEM Se-Riau di Bengkalis, Terpantau Banyak Utusan Kampus Berdarah Kuansing

BENGKALIS, KilasRiau.com - Agenda Musyawarah Daerah (Musda) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Provinsi Riau adalah kegiatan rutin yang di agendakan oleh aliansi tersebut. 

Perhelatan Musda BEM se-Riau ke-8 dilaksanakan di Balai Diklat Kabupaten Bengkalis pada tanggal 11 hingga 13 Juli 2021, terlihat masing-masing BEM perguruan tinggi atau universitas yang ada di Riau mengirimkan delegasinya untuk menghadiri dan mengikuti Musda tersebut.

Musda BEM se-Riau kali ini dihadiri oleh 9 Koordinator Daerah (Korda) yang tersebar di Provinsi Riau. Hal itu menandakan Musda BEM se-Riau yang dihelat di Kabupaten Bengkalis ini, sah. 

Musda yang dihelat sesuai dengan ketentuan Protokol Kesehatan (Prokes) yang ketat itupun terpantau lancar hingga sampai Ahad (11/07/2021) petang.

Tujuan digelarnya Musda ini adalah mempererat tali silahturahmi antar mahasiswa se-Provinsi Riau dan melakukan musyawarah penggantian pengurus aliansi mahasiswa se-Riau itu sendiri. 

Sejauh ini, dari data dan informasi yang didapati awak media, Ahad (11/07/2021) malam, banyak utusan BEM masing-masing perguruan tinggi atau universitas se-Riau itu yang merupakan putra-putri yang berasal dari Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau. 

Dari data dan informasi yang diperoleh setidaknya ada enam dari puluhan delegasi yang diutus mengikuti Musda ini merupakan anak jati dari daerah yang dikenal sebagai Negeri Pacu Jalur Kabupaten Kuantan Singingi.

Enam orang itu diantaranya adalah Novrio Kasmun Jauhari merupakan Presiden Mahasiswa (Presma) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) berasal dari Kecamatan Kuantan Tengah, Edo Cipta Wiganda merupakan Menteri Sosial Politik (Mensospol) BEM UMRI yang berasal dari Kecamatan Inuman, Een Saputra merupakan Presma Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Riau Akbar asal Kecamatan Gunung Toar, Yures Tanto merupakan Presma Universitas Islam Kuantan Singingi (UNIKS) asal Kecamatan Sentajo Raya, Rio Ananda Putra merupakan Sekretaris Jendral (Sekjend) Mahasiswa UNIKS berasal dari Kecamatan Kuantan Tengah dan Al Mairini merupakan Presma STIKes Awal Bros asal Kecamatan Kuantan Tengah.

Edo Cipta Wiganda, mahasiswa yang akrab disapa ECW itu kepada awak media pada Ahad (11/07/2021) malam via sellulernya membenarkan hal tersebut, "Iya. Dalam agenda rutin BEM se-Riau kali ini, kami ada enam orang yang asal Kabupaten Kuantan Singingi," kata Edo membenarkan.

Al Mairini juga mengatakan hal yang tak jauh berbeda, "Iya, alhamdulillah tadi baru pembukaan Musda nya," terang mahasiswi yang merupakan Presma STIKes Awal Bros tersebut.

Dari enam nama dan posisi yang di tempati anak muda yang lebih dikenal dengan sebutan kaum milenial ini, adalah posisi yang terbilang sangat baik. Tentunya dengan menduduki posisi itu, sudah pasti melalui dinamika organisasi yang ketat untuk memperoleh nya. 

Hal itu membuktikan bahwa anak cucu kemenakan Kabupaten Kuantan Singingi sangat diperhitungkan dalam berorganisasi disetiap perguruan tinggi atau universitas yang ada terutama di Provinsi Riau. 

Diharapkan kepada anak cucu kemenakan Kabupaten Kuantan Singingi, teruslah tunjukkan kebolehannya dalam segala lini, sehingga mampu mewujudkan Kuantan Singingi yang Bermarwah.**


Baca Juga