KILASRIAU.com - Gerakan Sosial Sepuluh Ribu (GASEBU) bersinergi dengan Remaja Masjid Jami' Pulau Kijang dan PHBI Reteh tuntaskan proses perbaikan lantai jembatan Jalan Riau dengan Semenisasi hingga pengaspalan, Senin (21/06/21)
Terkait kegiatan ini Ketua Gasebu H Jalaluddin Husain mengatakan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada masyarakat yang telah berkenan memberikan donasi dalam kegiatan perbaikan lantai jembatan ini. Meskipun donasi awalnya hanya di buka secara internal digroup WA FORER yang diinisiasi inisiator Gasebu Nahrawi yang sekaligus menjadi penanggungjawab dari kegiatan ini serta dibantu bagian teknis Yurnalis kemudian tim lapangan Abdul Muin, Khair dari Gasebu dan dibantu kawan kawan dari PHBI dan Remaja Masjid Jami' dibawah koordinasi Hamzah.
"Tentunya semangat kebersamaan ini harus terus kita tumbuh kembangkan sebagai wujud partisipasi dan kepedulian masyarakat dengan semangat gotong royong. Dengan adanya kebersamaan inilah kita mampu menciptakan suatu pergerakan untuk membangun kampung halama walaupun sebatas yang kita lakukan," ujar Jalaluddin.
Sementara itu Lurah Pulau Kijang Surya Indra mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar Gasebu yang sudah menginisiasi kegiatan perbaikan lantai jembatan ini yang sejak awal sudah melakukan koordinasi. Dan tentunya ini patut menjadi contoh dimana kegiatan ini dilaksanakan secara swadaya oleh masyarakat, dilaksanakan dengan baik dan dengan pengelolaan dana yang transparan.
"Kita berharap kedepannya semoga ini menjadi amal jariyah bagi kita semua yang terlibat dalam proses perbaikan jembatan ini, karena akses jembatan ini sangat vital bagi kita khususnya di kelurahan Pulau Kijang," kata Surya.
Kemudian Inisiator Gasebu Nahrawi mengatakan proses pengaspalan dilaksanakan atas permintaan masyarakat karena sisa anggaran dana masih tersedia. Jadi perlu disampaikan dalam kegiatan ini hasil donasi yang masuk sebesar Rp. 11.594.000,- (Berdasarkan daftar donasi dan sumbangan umum dilokasi) Dan pengeluaran Rp. 11.270.000,- (Yang meliputi pengadaan material, Pengadaan peralatan kerja, perbaikan peralatan kerja, konsumsi pekerja dan dan uang saku hati untuk koordinator lapangan dan pelaksanan pengaspalan). Dan saat ini masih tersisa anggaran sebesar Rp. 324.000,-.
"Terkait laporan terperinci pada tahap awal untuk pengerjaan semenisasi lantai sudah kita umumkan pada hari Jumat yang lalu dan juga kita sampaikan laporan tertulisnya kepada Lurah Pulau Kijang. Dan untuk laporan akhirnya juga akan kita lakukan hal yang sama sebagai wujud transparansi kita karena ini adalah dana masyarakat yang harus kita pertanggungjawabkan," jelas Nahrawi
Lebih lanjut Nahrawi mengucapkan terima kasih kepada para donatur yang tidak dapat di sebutkan satu persatu baik yang berasal dari dalam daerah sendiri ataupun yang berasal dari luar daerah atas donasinya. Bukan pada kuantitas yang di jadikan ukuran tapi kepedulian dan semangat kebersamaan terhadap kampung halaman itu yang lebih penting.
"Kita berharap langkah yang dilakukan ini menjadi perhatian khusus pemerintah untuk memperhatikan infrastruktur yang ada. Terutama yang saat ini sedang viral dan vital di Reteh yakni jembatan parit 16 Desa Pulau Kecil yang sangat membutuhkan penanganan. Dan tidak lupa juga terima kasih kepada kawan kawan PHBI dan terkhusus adik adik Remaja Masjid Jami' (RMJ) yang sudah bekerja dengan sangat luar biasa dan tanpa pamrih yang dari mereka kita belajar arti dari kepedulian, kebersamaan dan keikhlasan," ujar Nahrawi
"Terakhir mewakili segenap yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan memohon maaf jika selama proses pekerjaan, masyarakat pengguna jalan terganggu. Semoga hal kecil yang sama sama kita lakukan ini memberikan kemanfaatan bagi masyarakat dan menjadi ladang amal," tambah Nahrawi
ANDA DIA dan SAYA adalah KITA dalam SEMANGAT KEBERSAMAAN
#GerakanPeduliInfrastuktur
#GerakanSosialSepuluhRibu_GASEBU
#PHBI_RETEH
#RMJ_RETEH