Kilasriau.com, KERITANG — Denyut pembangunan di pelosok Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mendadak menjadi sorotan utama. Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD ke-130 Kodim 0314/Inhil, Letkol Arm Wahib Mustofa Fathurrahman, M.Han., secara tegas memaparkan progres masif pembangunan fisik dan nonfisik di hadapan Ketua Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TMMD, Brigjen TNI Anan Nurakhman, S.I.P.
Paparan strategis tersebut berlangsung secara interaktif di Posko TMMD Desa Kuala Lemang, Kecamatan Keritang, Kabupaten Inhil, pada Jum'at (6/11/2026).
Rapat koordinasi ini turut dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), Kepala Dinas PMD, Kepala Dinas PUPR, serta tokoh masyarakat (tomas) dan tokoh agama (toga) setempat.
Di hadapan Tim Wasev, Letkol Arm Wahib membeberkan secara detail realisasi di lapangan yang menyasar langsung kebutuhan dasar masyarakat. Sebanyak 5 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), 5 fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) beserta sumur bor, hingga proyek mahakarya berupa semenisasi jalan sepanjang 1.000 meter dilaporkan telah menunjukkan progres signifikan. Seluruh pembangunan ini dirancang tidak hanya untuk mempercepat infrastruktur desa, tetapi juga mengerek roda perekonomian warga yang selama ini terkendala akses.
"Kami memastikan setiap rupiah dari anggaran TMMD ini berbuah manis dan dirasakan langsung oleh masyarakat Desa Kuala Lemang. Kolaborasi bersama Dinas PUPR, Dinas PMD, dan elemen masyarakat menjadi kunci percepatan sasaran fisik maupun nonfisik kita," tegas Letkol Arm Wahib di hadapan Brigjen TNI Anan Nurakhman.
Menanggapi paparan tersebut, Brigjen TNI Anan Nurakhman memberikan atensi khusus terhadap ketepatan sasaran program serta solidnya sinergi lintas sektoral yang terjalin di Kabupaten Inhil.
Kehadiran unsur Forkopimcam dan tokoh lokal dinilai membuktikan bahwa semangat gotong royong masih menjadi ruh utama pertahanan semesta di wilayah teritorial Kodim 0314/Inhil.
Kehadiran program TMMD ke-130 ini tidak sekadar membangun fisik bangunan semata, melainkan merajut asa baru bagi warga Desa Kuala Lemang untuk keluar dari keterbatasan infrastruktur. Satgas kini memacu sisa waktu pelaksanaan untuk menuntaskan seluruh target sebelum penutupan resmi.